Detail Berita


Berkat China, Harga Batubara Global Naik 2 Persen



duniatambang.co.id – Harga Batubara Acuan (HBA) September terkoreksi 9,46 persen dari Bulan Agustus lalu membuat pengusaha lokal lesuh. Pada perdagangan batubara global Selasa (10/09) harga batubara menguat 1,87 persen di bursa ICE Newcastle menyentuh posisi US$ 68,25/metrik ton.

Baca juga: Terendah Sejak 2 Tahun Terakhir, Harga Batubara Acuan Makin Lesuh

Harga batubara di bursa ICE Newcastle menguat karena peningkatan permintaan terhadap komoditas ini. Terutama permintaan dari China sebagai negara yang memproduksi baja naik 10% untuk periode April – Januari. Tidak hanya permintaan batubara yang meningkat, permintaan terhadap feronikel juga naik 9,1 YoY (year-on-year).

Produksi baja diperkirakan terus meningkat mengingat pembangunan industri manufaktur dan konstruksi yang semakin meningkat. Akibatnya, permintaan batubara sebagai bahan bakar akan mengikuti tren positif.

Pembakaran untuk produksi baja lebih efektif menggunakan batubara kokas karena memerlukan temperatur yang tinggi. Tidak semua batubara dapat dijadikan kokas karena harus memiliki syarat-syarat tertenu. Batubara yang dapat dijadikan sebagai kokas adalah batubara yang memiliki sifat coking coal.

Baca juga: Coking Coal: Produk Unggul Harapan Industri Baja

Harga batubara kokas (coking coal) jauh lebih tinggi dibandingkan dengan thermal coal. Meski harga batubara kalori rendah mengalami harga yang fluktuatif, batubara kokas masih memiliki potensi harga yang stabil. Cadangan batubara kokas lebih kecil dibandingkan dengan cadangan thermal coal sehingga harga batubara kokas jauh lebih bersaing.

 

(MS)