Detail Berita


Harga Batubara Global Menguat, ‘Deg-Degan’ Menanti HBA September



duniatambang.co.id – Selama sepekan terakhir pergerakan saham tambang menunjukkan tren yang positif. Pada pembukaan 2 September senilai 1.627,19 dan pada penutupan 6 September senilai 1.692,48 meningkat sebesar 4,01%. Sementara harga batubara selama sepekan terakhir juga menunjukkan kabar segar naik sebesar 4,18% menjadi USD 68,5 per metrik ton dibandingkan dengan harga batubara pada hari Senin (2/9).

Harga batubara yang menguat memberikan dampak positif terhadap harga saham tambang di Bursa Efek Indonesia. Kenaikan saham tambang selama sepekan terakhir jika tetap berlanjut naik ke pekan depan, maka kinerja sektor pertambangan akan positif.

Harga batubara global yang meningkat berpengaruh positif terhadap emiten batubara di bursa. Pendapatan akan meningkat sehingga arus kas menjadi lebih positif dan laba semakin besar.

Baca juga: Harga Batubara Dunia Melemah, Saham Sektor Tambang Domestik Tertekan

Perusahaan raksasa batubara Adaro yang berkode emiten ADRO selama sepekan mengalami penguatan sebesar 17,33% dan menyusul PT Bukit Asam (PTBA) sebesar 3,23%.

Baca juga: Bukit Asam Lakukan Efisiensi Kala Harga Batubara Anjlok

Dengan kenaikan harga batubara global dan pergerakan saham tambang, Harga Batubara Acuan (HBA) bulan September masih menjadi tanda tanya. Dengan penguatan harga batubara global, diharapkan HBA September juga bernilai positif. Dibandingkan Juli, HBA Agustus sempat meningkat tipis yaitu dari USD 71,92/ton menjadi USD 72,67/ton.

Baca juga: Kabar Segar, Harga Batubara Acuan (HBA) Agustus Menanjak Tipis

(MS)