Detail Berita


Dibalik Alasan Regulasi Divestasi Saham Asing 51 Persen



Tanggal terbit: 26-08-2019

duniatambang.co.id - Divestasi saham merupakan pengurangan beberapa jenis aset dapat berupa finansial maupun barang. Dalam usaha pertambangan, ada kewajiban perusahaan asing untuk melakukan divestasi saham.

Regulasi yang mengatur divestasi saham di Indonesia untuk perusahaan tambang adalah Peraturan Menteri Sumber Daya Energi dan Mineral Republik Indonesia Nomor 09 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Divestasi Saham dan Mekanisme Penetapan Harga Saham Divestasi pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara.

Baca juga: Valuasi 20 Persen Saham Vale Indonesia Semakin Di Depan Mata

Perusahaan asing bidang pertambangan yang melakukan usaha di Indonesia melalui Penanaman Modal Asing (PMA) diwajibkan untuk melakukan divestasi saham kepada peserta Indonesia.

Perusahaan asing yang memegang IUP Operasi Produksi dan IUPK Operasi Produsi setelah 5 tahun beproduksi wajib melakukan divestasi saham secara bertahap paling sedikit 51%. Tahun pertama dihitung sejak penambangan pada tahap kegiatan operasi produksi. Pemegang IUP Operasi Produksi khusus untuk pengolahan dan/atau pemurnian tidak wajib melakukan divestasi saham.

Divestasi saham secara bertahap ini dibagi menjadi beberapa periode selama 10 tahun yaitu tahun keenam, ketujuh, kedelapan, kesembilan, dan tahun ke sepuluh. Pada tahun keenam, perusahaan asing wajib melakukan divestasi saham sebesar 20%, tahun ketujuh sebesar 30%, tahun kedelapan 37%, tahun kesembilan 44%, dan tahun kesepuluh sebesar 51%.

Jika pada tahun kelima, perusahaan asing telah melakukan divestasi saham sebesar 51%, maka tahun berikutnya tidak wajin untuk melakukan divestasi saham lagi. Hal ini dikarenakan perusahaan tersebut telah melakukan kewajiban divestasi saham sebesar 51%.

Divestasi saham asing ini diberikan kepada Peserta Indonesia yang disebutkan dalam regulasi ini adalah pemerintah, pemerintah daerah atau pemerintah daerah kabupaten/kota, BUMN dan BUMD, dan Badan Usaha Swasta Nasional.

Perusahaan asing yang akan melakukan divestasi saham dilarang meminjamnkan dana kepada peserta Indonesia untuk melakukan pembelian saham divestasi. Selain itu, peruasahaan asing tersebut juga dilarang untuk menggadaikan saham yang wajib didivestasikan.

 

(MS)

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !