Detail Berita


Coking Coal: Produk Unggul Harapan Industri Baja



Tanggal terbit: 21-08-2019

duniatambang.co.id – Cadangan terbukti batubara Indonesia sebesar 41 miliar ton diperkirakan berumur 80 tahun lagi. Cadangan batubara berkalori tinggi tidak sebesar batubara berkalori rendah. Batubara yang berkalori tinggi berkemungkinan besar bisa dijadikan batubara kokas.

Batubara kokas dapat digunakan untuk peleburan pada industri besi dan baja yang memerlukan temperatur yang sangat tinggi. Tetapi, tidak semua jenis batubara dapat dijadikan sebagai batubara kokas karena batubara kokas memiliki syarat-syarat tertentu.

Baca juga: Raup Laba, Perusahaan ‘Berpaling’ Kepada Batubara Kokas

Batubara yang dijadikan sebagai kokas adalah batubara yang memiliki sifat coking coal.  Coking coal sendiri merupakan batubara yang memiliki komponen yang sesuai untuk diproses menjadi coke. Sementara, coke berupa bahan yang sangat keras yang memiliki porositas dan karbon yang cukup tinggi kemudian diproses pada temperatur yang tinggi.

Batubara kokas berpeluang untuk menjadi produk unggulan Indonesia karena persaingannya sangat kompetitif. Selain itu, batubara kokas juga dapat dijadikan alternatif batubara bersih karena dikelola secara khusus sehingga dapat mengurangi partikel polutan yang terdapat di dalam batubara. Tantangan pengembangan batubara kokas adalah lokasi batubara dapat dijadikan kokas kebanyakan terdapat pada daerah dengan kedalaman yang jauh. Akibatnya,  penambangan batubara tersebut membutuhkan biaya yang lebih tinggi.

Perusahan batubara mulai banyak yang menggenjot produksi batubara kokas karena permintaan batubara berkalori tinggi ini diyakini terus meningkat. Pertumbuhan produksi baja, konstruksi, dan manufaktur diperkiran akan terus meningkat setiap tahunnya mengingat pengembangan infrastruktur yang semakin pesat.

 

(MS)

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !