Detail Berita


Pasang-Surutnya Pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia



Tanggal terbit: 20-08-2019

duniatambang.co.id – Energi Baru Terbarukan (EBT) turut diterjang oleh pasang surutnya dukungan pemerintah terhadap pengembangannya. Kurangnya dukungan dalam pengembangan EBT membuat pengembangannya terseret-seret.

Baca juga: Sukses Pionir B20 di Dunia, Indonesia Siapkan Road Test B30

Pada acara IMEF, mengenai Implementasi KEN dan RUEN 2020-2025, Bapak Fabby Tumiwa dari Institute for Essential Service Reform menjelaskan beberapa tantangan yang dihadapi oleh EBT.  Tantangan – tantangan yang menerpa pengembangan EBT datang dari segi keteknikan maupu keekonomian. Poin – poin tantangan yang dihadapi adalah sebagai berikut :

  1. Perlu adanya investasi sebesar 75 – 120 Milyar U$ Dolar untuk membiayai pengembangan EBT di Indonesia.
  2. Pencapaian target 35 GW/Tahun yang sulit dicapai jika dibandingkan dengan laju pengembangannya
  3. Pemulihan kepercayaan investor swasta terhadap pengembangan EBT
  4. peningkatan partisipasi BUMN (Badan Usaha Menengah Negara) dan swasta
  5. Biaya untuk merawat fasilitas EBT yang tergolong mahal dan hanya tersektoral di PLN

Setelah memaparkan tantangan yang ada, Pak Fabby pada acara IMEF juga mengajukan beberapa solusi untuk mem-“pasangkan” kembali pengembangan EBT pada tahun 2020

  1. Memfokuskan investasi untuk EBT dari penyelesaian regulasi
  2. APBN untuk mendorong investasi swasta
  3. Mengurangi impor BBM dengan menyelesaikan urusan
  4. Stuktur insentif PLN dikhususkan untuk EBT

EBT merupakan sumber energi masa depan yang perlu memiliki dukungan sebagai pengganti bahan bakar fosil yang selama ini telah “meninak-bobokan” masyarakat. Pengembangan EBT merupakan hal yang vital untuk keberlangsungan energi negara kedepan, apalagi dengan adanya regulasi – regulasi internasional yang mulai membatasi penggunaan bahan bakar fosil.

Baca juga: Bahan Bakar B30 “Selamat”di Dieng

(FPL)

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !