Detail Berita


Perpres Mobil Listrik Diteken, Industri Nikel Kena Imbas Positif



duniatambang.co.id - Peraturan Presiden (Perpres) mengenai mobil listrik telah diteken oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu. Peresmian regulasi mobil listrik ini bertujuan untuk mendorong industri otomotif segera merancang dan mengembangkan mobil listrik di Indonesia. Peresmian Perpres ini menjadi waktu yang tepat bagi pelaku industri otomotif untuk memainkan perannya.

Percepatan pengembangan produksi mobil listrik di dalam negeri sedang dilakukan. Pada tahap awal, pemerintah memberikan kesempatan kepada para pelaku industri otomotif untuk mengimpor dalam bentuk CBU (Completely Built Unit). Setelah tiga tahun kemudian industri otomotif harus memenuhi peraturan TKDN (Tingkat Kandungan Dalam Negeri).

Pengembangan mobil listrik akan mendongkrak pertumbuhan industri bahan baku. Nikel merupakan salah satu bahan baku baterai yang digunakan pada mobil listrik. Ini berarti, bisnis industri nikel akan terkena imbas positif. Baik perusahaan yang bergerak di bidang hulu maupun hilir. Terbukti, dengan digencarkannya pembangunan smelter nikel. Jika mobil listrik ini sudah beroperasi, permintaan nikel domestik akan meningkat.

Sebetulnya, tren kenaikan saham produsen nikel telah terjadi sejak Mei lalu. Harga nikel dunia meningkat sehingga meningkatkan harga saham. Yang disayangkan, harga nikel domestik yang masih rendah.

Mobil listrik yang  berkualitas dirancang dengan harga murah di dalam negeri akan dapat mendahului komptetitor mobil listrik luar negeri. Ditambah lagi, bahan baku untuk komponen baterai listrik terdapat di Indonesia sehingga dapat menekan harga produksi mobil listrik.

Baca jugaMenilik Lebih Jauh Fenomena Battery Boom

Pengembangan industri lokal mobil listrik sangat penting untuk mencapai rencana jangka panjang hingga dapat mereduksi penggunaan bahan bahan bakar fosil.

 

(MS)