image

"Operasional PT Amman Mineral Nusa Tenggara"
Sumber gambar: amman.co.id

Dunia Tambang / 22 November 2022 / 0 Komentar

Pembangunan Bandara PT Amman Mineral Nusa Tenggara Tambang Emas Infrastruktur Tambang 

AMNT Gelontorkan Rp390 Miliar Untuk Bangun Bandara di NTB

duniatambang.co.id PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) dikabarkan akan segera membangun sebuah bandara, di mana lokasinya adalah di dekat area tambang di Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bandara yang ditargetkan sudah mulai beroperasi pada tahun 2024 tersebut, nilai investasinya diketahui mencapai ratusan miliar rupiah.

Saat ini, seperti yang dijelaskan oleh pihak Amman Mineral Nusa Tenggara, proses pembangunannya masih terus berlanjut, diperkirakan sampai dengan setidaknya 16 bulan mendatang. Adapun mengenai anggaran yang diperlukan dalam pembangunan bandara itu jumlahnya mencapai Rp390 miliar.

“Proses pembangunan bandar udara dengan nilai mencapai Rp390 miliar dan sekarang prosesnya sudah mulai berjalan sampai kira-kira 16 bulan yang akan datang. Targetnya sendiri bakal rampung pada awal tahun 2024,” papar Direktur Utama Amman Mineral Nusa Tenggara Rachmat Makkasau ketika menghadiri acara Rapat Dengar Pendapat (RDP) bareng Komisi VII DPR RI beberapa hari yang lalu.

Rachmat sendiri menilai bahwa jika melihat dari sisi operasional perusahaan, keberadaan bandara tersebut sebenarnya bukanlah sesuatu yang mendesak. Pembangunan bandara tersebut lebih ditujukan guna mendongkrak industri perhotelan yang ada di wilayah tersebut.

“Dari hasil studi telah jelas bahwa agar bisa mendatangkan industri perhotelan di wilayah Sumbawa, syarat yang penting adalah keberadaan bandara. Kami sudah melakukan pembicaraan dengan sejumlah pihak perbankan dan yang terkait. Bandara harus tersedia apabila hotel ingin masuk, makanya akhirnya diputuskan membangun bandara untuk menstimulasi industri pariwisata,” ungkapnya.

Pembangunan bandara tersebut pada awalnya tercetus ketika perusahaan menyusun rencana soal Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat, di mana untuk tahun 2014/2015 berfokus pada pengembangan infrastruktur. Kemudian program tersebut selanjutnya difokuskan untuk sektor pertanian. Akan tetapi setelah dilakukan evaluasi, sektor tersebut dinilai kurang begitu maksimal.

Pihak Amman Mineral Nusa Tenggara pun beralih fokus ke sektor pariwisata. Meski utamanya pembangunan bandara ditujukan untuk sektor tersebut, akan tetapi perusahaan juga memandang bahwa dengan adanya bandara juga akan mempermudah masuknya para tenaga kerja.

 

 

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar