image

"Operasional PT RMK Energy"
Sumber gambar: rmkenergy.com

Dunia Tambang / 9 November 2022 / 0 Komentar

Hauling Batubara Penjualan Batu Bara PT RMK Energy Batubara 

Kinerja Angkutan dan Volume Penjualan Batu Bara RMK Energy Naik Drastis

duniatambang.co.id Dalam laporan yang baru saja diterbitkan, PT RMK Energy Tbk (RMKE) tercatat telah mampu menorehkan volume pengangkutan batu bara mencapai 2,32 juta ton untuk kuartal ketiga tahun 2022 ini. Diketahui, dengan jumlah tersebut, berarti perusahaan telah mengalami kenaikan volume pengangkutan cukup signifikan sebesar 44,54% jika dibandingkan dengan catatan pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meningkatnya volume pengangkutan batu bara perusahaan di kuartal ketiga 2022 itu, menjadikan total volume pengangkutan batu bara RMK Energy sepanjang sembilan bulan terakhir, naik hingga 21,08% secara tahunan, menjadi sebesar 5,46 juta ton. Jumlah itu mencerminkan sebanyak 69,78% dari target yang telah dicanangkan perusahaan untuk tahun ini.

Kemudian untuk segmen penjualan batu bara, RMK Energy tercatat telah menjual batu bara sebanyak 1,62 juta ton sampai dengan bulan September ini, di mana jumlah itu mengalami kenaikan sebesar 38,36% jika dibandingkan dengan tahun lalu. Perusahaan menargetkan volume penjualan batu bara untuk tahun ini sebesar 2,26 juta ton. Sehingga dari catatan yang ada sampai dengan bulan September, mereka telah mampu merealisasikan 71,68% dari target yang dipatok.

Apabila dicermati dari total volume yang ada, maka baik volume penjualan maupun jasa pengangkutan batu bara RMK Energy, keduanya telah menyumbang sebesar 22,91% dan 77,09% sampai dengan periode bulan September tahun 2022.

Pihak RMK Energy pun mengaku optimis untuk mampu menjaga tingkat pertumbuhan yang positif kinerja perusahaan, ini juga seiring dengan telah dioperasionalkannya tambang batu bara TBBE dan Stasiun Gunung Megang.

Di sisi lain, perusahaan juga tengah menyelesaikan proyek pembangunan infrastruktur Hauling Road, di mana jalan khusus muatan tambang itu akan diintegrasikan dengan Stasiun Gunung Megang, guna membuka akses potensial pertambangan batu bara di wilayah Enim, Sumatera Selatan.

 

 

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar