image

"Simbol Uranium"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 28 October 2022 / 0 Komentar

Tambang Uranium Energi Baru Terbarukan Perusahaan Tambang Uranium 

5 Perusahaan Tambang Uranium Terbesar Dunia

duniatambang.co.id Sejumlah gejolak geopolitik dan lonjakan harga komoditas pertambangan, khususnya energi fosil, menjadikan banyak negara di belahan dunia yang berusaha untuk bisa mencari alternatif sumber energi. Kini, sejumlah negara semakin banyak yang melirik tenaga nuklir untuk menjadi sumber energi pembangkit listrik mereka.

Wilayah yang paling terlihat dalam memanfaatkan sumber energi alternatif tenaga nuklir ini adalah negara-negara di benua Eropa. Tren energi nuklir yang semakin kuat, akan berdampak pada permintaan uranium yang meningkat. Meski demikian, diprediksi permintaan paling tinggi berasal dari Cina.

“Cina saat ini sedang mengerjakan proyek 10 reaktor nuklir setiap tahun, untuk 15 tahun ke depan. Dengan banyaknya reaktor nuklir sebanyak itu, Cina bakal menjadi pasar terbesar, terlebih karena produksi uranium dalam negeri mereka terlampau sedikit,” ungkap Brandon Munro, CEO Bannerman Energy.

Sementara jika merujuk pada data World Nuclear Association, perusahaan pertambangan nuklir paling besar dunia saat ini dipegang oleh Kazatomprom, yang merupakan perusahaan asal Kazakhstan. Sekarang ini, mereka tercatat telah memproduksi uranium mencapai 11,85 ribu ton di tahun 2021 lalu. Adapun jumlah tersebut setara dengan 25% volume produksi uranium global.

Pihak Kazatomprom sendiri menegaskan bahwa perusahaan akan terus memacu kinerja produksi sampai dengan 2 ribu sampai 3 ribu ton lebih banyak uranium di tahun 2024 mendatang, dibandingkan dengan tahun 2023 nanti. Dengan demikian, volume produksi uranium mereka akan menembus angka 25 ribu ton pada tahun 2024.

Sementara itu, empat perusahaan tambang uranium terbesar lainnya seperti Orano, dengan volume produksi mencapai 4.541 ton, kemudian Uranium One dengan volume produksi sebesar 4.514 ton, Cameco sebesar 4.397 dan CGN dengan volume produksi mencapai 4.112 ton.

 

 

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar