image

"Kegiatan Reklamasi PT Bukit Asam Tbk"
Sumber gambar: ptba.co.id

Dunia Tambang / 25 October 2022 / 0 Komentar

Net Zero Emission Bukit Asam Dekarbonisasi Good Mining Practice 

PTBA Ungkap 3 Strategi Tekan Emisi Karbon

duniatambang.co.id PT Bukit Asam Tbk (PTBA) mengungkap peta jalan atau roadmap pengelolaan karbon sampai dengan tahun 2050 mendatang. Roadmap itu mencakup program pengurangan emisi sampai dengan peningkatan penyerapan emisi. Upaya ini sebagai bagian dalam mendukung rencana pemerintah untuk bisa mencapai Net Zero Emission di tahun 2060 nanti.

Dalam mencapai upaya tersebut, Bukit Asam memaparkan tiga strategi sesuai dengan roadmap pengelolaan karbon yang ada. Tiga strategi tersebut di antaranya, dekarbonisasi operasi, program reklamasi dan studi Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS).

Untuk program dekarbonisasi operasi, Bukit Asam akan memanfaatkan metode Eco Mechanized Mining. Ini adalah metode yang dilakukan dengan mengganti atau replace peralatan tambang yang sebelumnya memakai bahan bakar fosil ke peralatan berbasis tenaga listrik.

Untuk saat ini, peralatan pertambangan yang sudah digunakan oleh perusahaan seperti Ekskavator Listrik sebanyak 7 unit, Dump Truck dengan spesifikasi sekelas 100 Ton Hybrid sebanyak 40 unit, serta Pompa Tambang berbasis listrik sebanyak 6 unit.

“Dengan menggunakan sejumlah peralatan berbasis listrik itu, tingkat penggunaan energi perusahaan sekarang ada di angka 0,279 GJ per Ton. Tingkat ini pun terus mengalami penurunan,” terang Corporate Secretary Bukit Asam Apollonius Andwie.

Bukit Asam juga menggunakan sistem pelaporan produksi elektronik atau E-Mining Reporting System, di mana dalam pengoperasiannya bisa dilakukan secara real-time dan online. Hasilnya, perusahaan secara bertahap mampu mengurangi kegiatan monitoring secara konvensional, yang memakai bahan bakar fosil.

Program dekarbonisasi juga dilakukan perusahaan dengan melakukan penggantian bahan perusak ozon, misalnya dengan memakai AC Refrigerant ramah lingkungan, serta mengganti Halon 1211 pada APAR.

Selanjutnya untuk program reklamasi, Bukit Asam sampai dengan bulan Juni 2022 telah melakukan penanaman kembali sebanyak 1,3 juta lebih pohon pada areal bekas tambang seluas 2.144 hektar.

Sementara untuk program studi CCUS, perusahaan mengadakan event kompetisi teknologi dekarbonisasi. Event ini berfokus pada inovasi dalam bidang pengurangan emisi karbon dan CCUS, yang dikemas dalam Bukit Asam Innovation Award 2022, dengan mengusung tema Greenovator Indonesia.

 

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar