image

"Kegiatan Loading Batubara"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 9 September 2022 / 0 Komentar

Batubara IEEFA Transisi Energi Rusia 

IEEFA Sebut Saat Ini Waktu Yang Tepat Bagi Emiten Batubara Lakukan Diversifikasi Bisnis

duniatambang.co.id - Sejumlah perusahaan batu bara pada tahun lalu sampai dengan kuartal pertama tahun 2022 ini mendapatkan laba cukup besar dari naiknya harga batu bara hingga menembus rekor tertingginya. Berangkat dari kondisi ini, perusahaan-perusahaan tersebut dinilai memiliki peluang dalam mengakselerasi transisi energi.

Ghee Peh selaku Analis Keuangan dari IEEFA menilai bahwa keuntungan yang didapatkan perusahaan batu bara itu bisa dimanfaatkan untuk mendorong semakin cepatnya proses perubahan radikal, yakni meninggalkan investasi pada tambang batu bara untuk mewujudkan komitmen iklim jangka panjang.

“Mungkin ini adalah saat yang paling tepat untuk mempertimbangkan kembali pembelanjaan $6,8 miliar itu secara berkeadilan dan berkelanjutan. Terlebih lagi, Indonesia menjadi pemegang presidensi G20,” terang Ghee Peh.

Peh memperkirakan bahwa saldo kas perusahaan yang mencapai angka $6,8 miliar tersebut, didapatkan dari delapan perusahaan batu bara. Di antaranya adalah PT ABM Investama Tbk (ABMM), PT Adaro Energy Tbk (ADRO), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Geo Energy Resources Ltd (RE4), PT Bayan Resources Tbk (BYAN), PT Indika Energy Tbk (INDY), PT Harum Energy Tbk (HRUM) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).

Menurut Ghee Peh jika mungkin nantinya memang konflik bisa berakhir, kemudian komitmen Uni Eropa dalam menjalankan dekarbonisasi terwujud, harga batu bara global kemungkinan besar akan kembali ke titik normal. Oleh karena itu, diharapkan perusahaan batu bara tidak melewatkan kesempatan yang ada saat ini, untuk bisa melakukan diversifikasi bisnis sebelum biaya untuk bertransisi akan semakin naik.

Sementara itu, dengan semakin banyaknya negara yang memutuskan untuk menyetop pasokan batu bara dari Rusia, hal itu telah secara efektif menurunkan 18% dari pasokan batu bara global.

 

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar