image

"Gambaran Kesetaraan Gender di PT Agincourt Resources"
Sumber gambar: agincourtresources.com

Dunia Tambang / 5 September 2022 / 0 Komentar

Kesetaraan Gender di Pertambangan PT Agincourt Resources Martabe Pekerja Lokal Tambang 

Komitmen Agincourt Berdayakan Warga Lokal Dan Dukung Kesetaraan Gender

duniatambang.co.id - PT Agincourt Resources (PTAR) menyatakan komitmen perusahaan untuk senantiasa memprioritaskan warga sekitar area pertambangan sebagai tenaga kerja. Komitmen tersebut menjadi bentuk perhatian perusahaan terhadap warga sekitar tambang untuk bisa mendapatkan manfaat secara langsung dari kegiatan pertambangan yang ada.

Langkah Agincourt Resources itu pun mendapatkan apresiasi dari salah seorang warga sekitar tambang, bernama Latipa Henim Siregar. Dirinya berterima kasih kepada Agincourt Resources karena telah memberikan kesempatan untuk bisa berkarya, dengan ditunjuk sebagai Superintendent Grade Control Operations di Departemen Mine Geology. Latipa juga mengatakan bahwa perusahaan seringkali memberikan kepercayaan kepada pekerja lokal untuk menempati suatu jabatan di perusahaan, tanpa mempermasalahkan status gender.

“Selama saya bekerja di Agincourt, perusahaan telah memberikan kesempatan yang sama antara kaum perempuan dan pria untuk bisa mengembangkan diri. Saya pernah mendapatkan pelatihan khusus teknikal dan beberapa pelatihan lain, dengan porsi yang sama dengan rekan kerja saya yang laki-laki. Perusahaan bahkan juga memberikan dukungan kepada saya untuk mau melanjutkan pendidikan ke tingkat master dan saya pun telah menyelesaikannya,” terang Latipa.

Menurut Latipa, dengan kondisi lingkungan kerja yang begitu mendukung dan tidak membedakan status gender, tidak hanya membuka ruang atau peluang bagi kaum perempuan, tetapi juga mendorong untuk bisa lebih berani dalam menggali potensi diri serta mewujudkannya sebagai sosok perempuan yang berdaya.

Merujuk pada data yang ada, sampai dengan akhir tahun 2021, tenaga kerja Agincourt Resources yang bekerja di Tambang Emas Martabe sebanyak 73,92% merupakan warga lokal. Jumlah tersebut melebihi target sebesar 70% yang telah ditetapkan dalam Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL). Lebih lanjut, jumlah tenaga kerja perempuan di perusahaan tercatat ada sebanyak 242 orang, atau sekitar 26% dari total tenaga kerja perusahaan.

Dalam setiap kegiatan operasionalnya, Tambang Emas Martabe sendiri tercatat melibatkan sebanyak 3 ribu lebih tenaga kerja dan kontraktor. Sebanyak 99% merupakan warga Indonesia asli, dan 70% adalah warga sekitar area pertambangan.

 

 

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar