Detail Berita


Peluncuran Aturan Teknis Pertambangan Terbaru, Disambut oleh KTT Seluruh Indonesia



Tanggal terbit: 05-08-2019

duniatambang.co.id – Para Kepala Teknik Tambang se-Indonesia menyambut baik Pertemuan Teknis Tahun Kepala Teknik Tambang Seluruh Indonesia Tahun 2019. Pasalnya acara yang diadakan di Balai Kartini pada tanggal Kamis 1 Agustus 2019 ini untuk merilis Peraturan Teknis dan Keselamatan Tambang terbaru yaitu Keputusan Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementrian ESDM Nomor 185.K/37.04/DJB/2019 Tentang Petunjuk Teknis Keselamatan Pertambangan dan Pelaksanaan, Penilaian, dan Pelaporan Sistem Manajemen Keselamatan Pertambangan  Mineral dan Batubara yang diterbitkan oleh ESDM.

Baca juga: KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL MNERAL DAN BATUBARA KEMENTERIAN ESDM NOMOR 185.K/37.04/DJB/2019

Dengan tema “Melalui Petunjuk Teknis Keselamatan Pertambangan, Kita Tingkatkan Budaya Keselamatan Pertambangan Mineral dan Batubara acara ini dibuka oleh Direktur Jendral Mineral dan Batubara Kementrian ESDM, Bapak Bambang Gatot Aryono dan Direktur Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara Ditjen Minerba, Bapak Sri Rahardjo. Kedua tokoh ini memaparkan pentingnya keselamatan di pertambangan khususnya keselamatan para pekerja tambang.  

Acara ini diramaikan dengan kehadiran para KTT seluruh Indonesia yang berjumlah lebih dari 300 undangan. KTT yang hadir meliputi KTT perusahaan tambang yang terdiri dari pemegang PKP2B, KK, IUP BUMN, Penanggung Jawab Teknis dan Lingkungan (PTL) perusahaan pemegang IUP Operasi Produksi Khusus Pengolahan dan Pemurnian.

Selain merilis petunjuk teknis yang baru, pihak ESDM juga melakukan penjajakan mengenai aturan teknis dan keselamatan tambang di Indonesia untuk menjamin keselamatan kerja para pekerja tambang. Keselamatan kerja merupakan hal yang mandatory untuk dibahas dan ditindaklanjuti oleh para KTT.

Penambangan memiliki resiko kecelakaan yang tinggi tetapi dengan dilakukannya pencegahan melalui regulasi hal tersebut dapat diminimalisir. Pengembangan regulasi keselamatan ini diharapkan dapat menekan angka kecelakaan di lapangan dan juga turut menaikkan standar keselamatan di Indonesia.

(FPL)

Berikan Komentar

Kunjungi web Advertising kami !