image

"Desain Ibu Kota Negara Nusantara"
Sumber gambar: tanamonews.com

Dunia Tambang / 23 May 2022 / 0 Komentar

Mineral Batubara 

Ibu Kota Negara Nusantara Dikelilingi Sumber Daya Alam Melimpah

duniatambang.co.id - Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang berlokasi di Kalimantan Timur sudah dimulai dengan perkiraan memerlukan waktu sampai dengan 20 sampai 25 tahun lagi, serta memakan biaya sekitar Rp466 triliun. Dari sisi geografis pertambangan, IKN Nusantara dikelilingi oleh sumber daya alam yang melimpah jumlahnya.

Harta karun sumber daya alam itu termasuk gas bumi, batubara, perak sampai dengan emas. Lalu seberapa besar sumber daya alam yang diketahui ada di sekitar IKN Nusantara tersebut?

Wilayah Kalimantan Timur adalah satu lokasi yang memiliki cadangan minyak dan gas bumi sangat melimpah. Bahkan Presiden Joko Widodo sebelumnya juga telah mencanangkan proyek hulu migas di wilayah itu, yakni proyek Indonesia Deepwater Development (IDD).

Lokasi tepatnya proyek IDD ini berada di Kutai Basin, di lepas pantai Kalimantan Timur. Untuk saat ini, pengelolaan memang masih di bawah Chevron Indonesia Company Ltd (CICO), dan nantinya akan dilepas kepemilikan sahamnya. Diperkirakan proyek ini bakal menghasilkan 844 juta kaki kubik per hari serta 27 ribu barel minyak setiap harinya.

Wilayah sekitar IKN Nusantara juga diketahui memiliki cadangan batubara, yang menurut data Badan Geologi per tahun 2020, terdapat sekitar 5,86 miliar ton dan cadangan sebesar 386,63 juta ton. Keberadaan sumber daya batu bara ini juga sudah didukung oleh kawasan industri, seperti Tanah Bumbu, Balikpapan, Bontang serta Ketapang.

Sumber daya alam emas dan perak rupanya juga diketahui berada di sekitaran Kalimantan Timur. Cadangan emas di wilayah ini diketahui mencapai 40 juta ton, sementara untuk perak diketahui sebanyak 16 juta ton. Data tersebut berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Badan Geologi pada bulan Juni tahun 2020 lalu. Saat ini di Kalimantan Timur ada dia Izin Usaha Pertambangan (IUP) emas dan perak yang sudah melakukan kegiatan operasi dan produksi.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar