image

"Dokumentasi 13th Annual MGEI Convention"
Sumber gambar: Dokumen MGEI

Dunia Tambang / 14 December 2021 / 0 Komentar

Energi Sustainable Mining MGEI 

MGEI Selenggarakan Konferensi Sumber Daya Mineral dan Batubara yang Berkelanjutan

duniatambang.co.id - Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI) menyelenggarakan pertemuan tahunan “13th Annual MGEI Convention” secara daring selama tiga hari yang dilaksanakan pada 14-16 Desember 2021. Acara yang dihadiri oleh peserta dari berbagai negara ini mengangkat tema yang saat ini sedang banyak diperbincangkan yaitu mengenai pertambangan berkelanjutan.

Indonesia dikenal memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah termasuk komoditas mineral dan batubara. Di sisi lain, usaha pertambangan identik dengan isu lingkungan dan sosial. Eksploitasi sumber daya alam yang tak terkendali berpotensi menyebabkan kehancuran lingkungan. Hal ini dapat dikurangi dengan melakukan konsep pertambangan berkelanjutan.

Pembangunan berkelanjutan atau yang saat ini lebih dikenal dengan sustainable development semakin marak di kampanyekan. Sustainable development adalah pembangunan yang memenuhi kebutuhan saat ini, tanpa mengurangi kemampuan generasi penerus untuk memenuhi kebutuhannya sendiri.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi Sumber dan Mineral (ESDM) Dr. Ir. Ridwan Djamaluddin, M.Sc. menuturkan bahwa Kementerian ESDM menjalankan kebijakan konservasi mineral untuk industri pertambangan berkelanjutan dalam sambutannya pada 13th Annual MGEI Convention “Accelerating Perpetual EndeavourTowards Sustainable Mineral And Coal Resources: The Future Starts Today”,Accelerating Perpetual Endeavour Towards Sustainable Mineral And Coal Resources: The Future Starts Today 14 Desember 2021.

Berdasarkan UU Minerba Nomor 3 Tahun 2020, konservasi mineral dan batubara merupakan salah satu aspek dalam konteks mewujudkan praktik pertambangan yang baik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral, Dr. Ir. Eko Budi Lelono menyebutkan pemerintah mengambil peran besar untuk mewujudkan pertambangan berkelanjutan.

“Satu dari tujuh peran pemerintah adalah Development and Supervision yang memprakarsai pembangunan dan pengarahan”, jelas Kepala Badan Geologi Dr. Ir. Eko Budi Lelono.

Dr. Ir. Eko Budi Lelono menyebutkan bahwa saat ini Badan Geologi terus berupaya untuk menambah sumber daya dan cadangan. Selain itu, pemerintah saat ini tengah menggalakkan pengembangan hilirisasi komoditas mineral dan batubara.

Pemerintah memiliki komitmen kuat untuk menerapkan praktik pertambangan yang berkelanjutan serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan sekitar. Pengelolaan lingkungan pertambangan merupakan aspek penting untuk menciptakan kawasan hidup yang berkelanjutan.

Pemerintah melalui Kementerian ESDM terus berupaya mengelola pertambangan yang berkelanjutan. Upaya tersebut dituangkan dalam dokumen kebijakan mineral dan batubara. Konsep pengelolaan lingkungan pertambangan mineral dan batubara dimaksudkan untuk mengurangi risiko penurunan kualitas lingkungan hidup.

Sebagai informasi, acara konferensi MGEI yang ke-13 ini adalah rangkaian acara yang telah dimulai sejak Awal Desember 2021. Selanjutnya akan ditutup dengan kegiatan kunjungan lapangan secara daring.

 

Penulis: Mayang Sari

Editor: Faris Primayudha 

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar