image

"PLTU Sumsel 8"
Sumber gambar: indosiber.id

Dunia Tambang / 19 November 2021 / 0 Komentar

Energi Batubara PLTU 

Terapkan Teknologi Flue Gas Desulfurization (FGD), PLTU Sumsel 8 Siap Tekan Emisi Gas

duniatambang.co.id - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sumsel 8 yang terletak di Tanjung Lalang, Tanjung Agung, Muara Enim, Sumatera Selatan sudah mencapai 92,84 persen. Progres pembangunan ini diharapkan akan terus lancar dan dijadwalkan sesuai target, sehingga dapat segera dioperasikan. PLTU Sumsel 8 ini merupakan salah satu proyek 35.000 MW yang dibangun oleh PTBA melalui PT Huadian Bukit Asam Power (HBAP), sebagai perusahaan pengembang listrik (Independent Power Producer/ IPP), dan merupakan konsorsium antara PT Bukit Asam dengan China Haudian Hokong Company Ltd.

Gusti Anggara Deputi GM PT HBAP, Konsorium pelaksana proyek PLTU Sumsel 8 pada Selasa (16/11/2021) di lokasi proyek, menjelaskan bahwa pembangunan PLTU Sumsel 8 ini akan dioperasikan dengan mendukung pencapaian net zero emission. Hal ini dibuktikan dengan penggunaan pembagkit super critical yang ramah lingkungan. Selain itu PLTU ini akan menerapkan teknologi flue gas desulfurization (FGD) untuk meminimalkan sulfur dioksida dari emisi gas buang pembangkiit listrik berbahan bakar fosil batubara. FGD sendiri adalah proses pencampuran emisi gas hasil pembakaran batubara dengan zat pengikat berupa kapur basah (CaCO3) agar kandungan sulfur dioksida yang dilepaskan ke atmosfer menjadi rendah.

Gusti juga menambahkan bahwa dalam pengoperasiannya, PLTU Sumsel 8 ini akan membutuhkan sekitar 5 juta ton batubara per tahun yang disuplai dari IUP Bangko di wilayah kerja PTBA.

 

Penulis: Yuniar Novianti

Editor: Faris Primayudha

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar