Detail Berita


Jangan Lewatkan, Posisi Penting Indonesia dalam Pasar Batubara Dunia



Tanggal terbit: 26-07-2019

duniatambang.co.id - Menurut data Badan Geologi Pusat Sumber Daya Mineral, Batubara, dan Panas Bumi (2017), Indonesia memiliki 1.234 lokasi penambangan batubara. Ribuan lokasi penambangan tersebut tersebar di seluruh Indonesia. Cadangan batubara yang terbesar ada di Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera.

Baca juga: Pentingnya Cadangan dan Sumberdaya Pada Kegiatan Pertambangan

Dengan kapasitas produksi dan cadangan yang besar, Indonesia memiliki posisi yang penting dalam pasar batubara dunia. Faktor lain yang dapat mempengaruhi peran penting suatu negara terhadap pasar global adalah lokasi geografis dari negara tersebut.

Tim riset Dunia Tambang merangkum posisi Indonesia dalam pasar batubara dunia. Terutama untuk cadangan terbukti, produksi, dan konsumsi batubara berdasarkan data BP Statiscal Review of World Energy 2019 yang dijabarkan sebagai berikut.

1. Cadangan Terbukti Batubara

Merujuk dari Data Federal Institute for Geosciences and Natural Resources (BGR) Energy Study 2019 mencatatkan besaran cadangan terbukti batubara dunia. Pada akhir tahun 2018, total cadangan terbukti batubara dunia sebesar 1.054.782 juta ton dengan rincian 734.903 juta ton untuk antrasit dan bituminus dan 319.879 juta ton untuk sub-bituminus dan lignit.

Cadangan terbukti batubara Indonesia terdiri dari antrasit dan bituminus sebesar 26.122 juta ton, sub-bituminus dan lignit 10.878 juta ton, dengan total 37.000 juta ton. Cadangan terbukti Indonesia menyumbang 3,5% dari cadangan terbukti batubara dunia. Indonesia termasuk salah satu dari bagian negara Asia Pasifik yang mendistribusikan cadangan terbukti batubara 42,2 persen di dunia.

2. Produksi Batubara

Pada tahun 2018, produksi batubara Indonesia 323,3 juta ton dengan rata-rata pertumbuhan 18,9%. Sementara total produksi batubara dunia pada tahun 2018 adalah 3.916,8 juta ton dengan rata-rata pertumbuhan tahun 2018 adalah 4,3%. Produksi batubara Indonesia dibandingankan dengan produksi batubara dunia adalah 8,3%. Produksi batubara terbesar pada tahun 2018 adalah China sebesar 1.828,8 juta ton, dengan rata-rata pertumbuhan 4,7% dan persentase terhadap dunia sebesar 46,7%.

3. Konsumsi Batubara

Konsumsi terbesar batubara pada tahun 2018 diduduki oleh China yang lebih dari separuh konsumsi batubara dunia yaitu sebesar 50,5%. Konsumsi batubara dunia adalah 3.772,1 juta ton dengan rata-rata pertumbuhan 1,4% pada tahun 2018. Sedangkan, Indonesia menghabiskan 61,6 juta ton dengan pertumbuhan 7,7% dan 4,7% dari konsumsi batubara dunia.

Dalam 10 tahun terakhir, konsumsi batubara dunia tumbuh sebesar 1,4%, dua kali lipat. Pertumbuhan konsumsi batubara dipimpin oleh India (36 juta ton) dan Cina (16 juta ton). Produksi batubara dunia menigkat 4,3% atau 162 juta ton. Negara yang memberikan peningkatan terbesar adalah China (82 juta ton) dan disusul Indonesia (51 juta ton).

Laporan Akhir Kajian Ketercapaian target DMO Batubara sebesar 60% Produksi Nasional pada Tahun 2019 Kemenperin PPN/Bappenas menyebutkan bahwa letak Indonesia mempengaruhi dalam pasar global. Letak Indonesia strategis dekat dengan negara konsumen dan importir batubara terbesar dunia yaitu China dan India. Selain faktor lokasi, kualitas batubara Indonesia yang mayoritas adalah medium rank sangat cocok digunakan untuk PLTU di China dan India. Dengan demikian, permintaan batubara dari Indonesia meningkat hingga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara produsen dan eksportir batubara terbesar dunia.

 

(MS)

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !