image

"Ilustrasi penyusunan mainan kayu"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 12 November 2021 / 0 Komentar

Bisnis Saham 

Turangga Resources Diguyur Modal Kerja 211 Miliar Oleh United Tractors

duniatambang.co.id - PT Turangga Resources Pte. Ltd. mendapatkan kucuran dana sebesar USD15 juta atau sekitar Rp211 miliar dari PT United Tractors Tbk. Suntikan dana tersebut disalurkan melalui anak usaha United Tractors, yakni PT Tuah Turangga Agung yang nantinya akan dialokasikan sebagai modal kerja.

Sara K Loebis selaku Sekretaris Perusahaan dari PT United Tractors mengatakan bahwa rincian kucuran dana itu merupakan bunga Libor yang jumlahnya mencapai 2% dan 4 tahun periode ketersediaan dana yang terhitung sejak perjanjian dilakukan dan sifatnya berulang atau revolving.

Adapun alasan Tuah Turangga Agung melakukan transaksi dengan Turangga Resources Pte. Ltd adalah karena perusahaan tersebut adalah perusahaan yang terafiliasi, dan bagi Tuah Turangga Agung transaksi tersebut diharapkan mampu membantu Turangga Resources untuk melaksanakan kegiatan operasionalnya.

Afiliasi antara Tuah Turangga Agung dengan Turangga Resources tersebut, tercermin dari adanya kepemilikan saham Tuah Turangga Agung di Turangga Resources dan keduanya juga memiliki manajemen yang sama. Di Tuah Turangga Agung, perseroan diketahui memiliki saham yang jumlahnya mencapai 27,99%, sementara sebanyak 72,01% dimiliki oleh anak usaha perseroan lainnya yaitu, PT Pamapersada Nusantara. Dan Tuah Turangga Agung memiliki 100% saham di Turangga Resources.

Lebih lanjut menyorot jajaran manajemen di Tuah Turangga Agung, adalah Frans Kesuma yang menduduki posisi sebagai Presiden Komisaris, di mana Frans juga memiliki jabatan sebagai Presiden Direktur di United Tractors. Termasuk juga Iwan Hadiantoro yang menjadi komisaris di Tuah Turangga Agung, memiliki jabatan juga sebagai direktur di United Tractors. Lalu Tony Susanto menjabat sebagai Direktur, baik itu di Tuah Turangga Agung, dan Turangga Resources.

Manajemen menjelaskan bahwa transaksi tersebut bukan merupakan bentuk terjadinya benturan kepentingan, seperti yang dimaksudkan dalam POJK 42/2020, sehingga dalam transaksi itu tidak memberlakukan persetujuan para pemegang saham independen.

Sebagai informasi, Tuah Turangga Agung adalah perusahaan pengendali Turangga Resources, yakni perusahaan yang saat ini berfokus untuk melakukan pengelolaan aset tambang batu bara, di bisnis alat berat, konstruksi, energi astra dan pertambangan.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar