image

"PT Freeport Indonesia"
Sumber gambar: ptfi.co.id

Dunia Tambang / 11 November 2021 / 0 Komentar

Freeport Tambang Bawah Tanah 

Tambang Bawah Tanah Dongkrak Kenaikan Produksi Freeport Sepanjang Kuartal Ketiga 2021

duniatambang.co.id - Sepanjang periode kuartal ketiga tahun 2021, PT Freeport Indonesia (PTFI) melaporkan adanya kenaikan produksi emas dan juga bijih tembaga, yang diklaim jumlahnya sangat signifikan dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya.

Berdasarkan data yang diterbitkan Freeport McMoran, besaran nilai produksi tambang Indonesia yang disumbang oleh Freeport Indonesia sampai dengan kuartal ketiga tahun ini, jumlahnya adalah mencapai 956 juta pon untuk bijih tembaga. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 76,05% secara year-on-year, di mana pada periode yang sama tahun 2020 lalu, jumlah produksi bijih tembaga perusahaan hanya sebesar 543 juta pon.

Kemudian untuk komoditas emas, jumlah produksinya sampai dengan kuartal ketiga tahun 2021 adalah sebesar 968 ribu ons, meningkat sebanyak 67,76% secara year-on-year apabila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu, yang angkanya berada di level 577 ribu ons.

Sementara itu, data penjualan bijih tembaga perusahaan dilaporkan mencapai 946 juta pon, yang naik sebesar 82,62% secara year-on-year. Sebagai informasi, pada kuartal ketiga tahun 2020, penjualan bijih tembaga perusahaan adalah sebesar 518 juta pon. Adapun, besaran rata-rata harga yang ditetapkan dalam penjualan itu adalah USD4,21 pen pon, yang juga meningkat dari tahun lalu di level USD2,79 per pon.

Lalu untuk penjualan emas Freeport Indonesia diketahui mencapai 957 ribu ons, yang naik sebanyak 74,31% secara year-on-year dari tahun lalu yang jumlahnya hanya sebesar 549 ribu ons. Harga rata-rata yang dikenakan untuk emas perusahaan adalah USD1.780 per ons, di mana jumlah tersebut lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu di angka USD1.810 per ons.

Dalam keterangan resminya tersebut, Freeport Indonesia juga menyampaikan bahwa faktor pendorong meningkatnya kinerja produksi perusahaan ditunjang oleh pengoptimalan operasional tambang bawah tanah.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Faris Primayudha

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar