image

"Pemuatan batubara"
Sumber gambar: gettyimages.comdu

Dunia Tambang / 28 October 2021 / 0 Komentar

Energi 

Indo Tambangraya Megah Optimis Tembus Target Penjualan Batubara Berkat Krisis Energi

duniatambang.co.id - Sejumlah negara di kawasan Asia, Eropa, Inggris dan Amerika Serikat, saat ini tengah dilanda krisis energi. Penyebabnya adalah adanya pemulihan ekonomi secara global, setelah berhasil keluar dari wabah pandemi Covid-19 yang mendorong peningkatan kebutuhan komoditas energi secara signifikan.

Baca juga: Kementerian ESDM Bentuk Tim Khusus Guna Atasi Krisi Energi

Alhasil, permintaan pasokan komoditas batubara pun juga mengalami peningkatan. PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) juga tak luput merasakan lonjakan permintaan harga batubara. Pihaknya pun saat ini juga tidak bisa memastikan, kapan tren ini akan berakhir dan kondisi kembali normal. Pihaknya hanya bisa memastikan apabila pasokan batubara di pasar global masih terus mengalami kelangkaan, maka tren akan terus berlanjut.

Sebagai informasi, Indo Tambangraya Megah pada tahun 2021 ini telah mematok target volume penjualan untuk komoditas batu bara di level 21,5 juta ton sampai dengan 22,4 juta ton. Dengan adanya kondisi yang ada sekarang ini, mereka sangat optimis jika target sebesar itu bisa tercapai, dan bahkan terlampaui.

Meski demikian, pihak Indo Tambangraya Megah juga terus melakukan pengawasan ketat pada faktor cuaca. Sebab saat ini sudah mulai memasuki musim hujan, dan curah hujan yang tinggi bisa membuat kegiatan operasional di tambang mengalami hambatan. Dalam menyiasati tantangan ini, pihaknya akan memaksimalkan kegiatan produksi ketika curah hujan dalam intensitas rendah.

Berdasarkan catatan yang ada, Indo Tambangraya Megah sebelumnya telah melaporkan penjualan batu bara mereka yang mencapai angka 9 juta ton untuk semester satu tahun 2021 ini. Adapun, penjualan batu bara itu ditujukan ekspor ke sejumlah negara. Meski demikian, pencapaian ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2020 lalu, yang jumlahnya bisa mencapai angka 11,1 juta ton.

Negara tujuan penjualan paling tinggi Indo Tambangraya Megah adalah ke Cina sebesar 2,7 juta ton, dan selanjutnya ke Jepang di angka 1,4 juta ton. Sementara untuk penjualan domestik diketahui sebesar 1,7 juta ton.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Umar RP.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar