image

"Pengolahan dan pemurnian nikel"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 14 October 2021 / 0 Komentar

Smelter Mineral 

Presiden Jokowi Lakukan Groundbreaking, Indonesia Siap Miliki Smelter Single Line Terbesar di Dunia

duniatambang.co.id - Keseriusan pemerintah dalam memperkuat proses hilirisasi industri bukan hanya isapan jempol belaka. Hal ini dibuktikan dengan adanya rencana pembangunan smelter baru PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik, Jawa Timur. Presiden Joko Widodo, melakukan peletakan batu pertama (Groundbreaking) pembangunan smelter ini pada Selasa (12/10/2021), bersama dengan beberapa perwakilan menteri lainnya, seperti Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif. Selain itu hadir pula Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Smelter PTFI ini akan dibangun di atas lahan seluas 100 ha dengan kapasitas pengolahan mencapai 1,7 juta ton konsentrat tembaga per tahun atau setara dengan 480.000 ton logam tembaga. Smelter ini akan menjadi smelter single line terbesar di dunia yang merupakan bagian dari komitmen PTFI dalam kesepakatan divestasi tahun 2018 lalu. Dalam Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) PTFI yang menjadi bagian dari izin berkelanjutan operasi hingga 2041, menyatakan bahwa PTFI sendiri memiliki kewajiban dalam pembangunan smelter di dalam negeri. Konsentrat yang akan diolah di smelter ini juga akan berasal dari tambang bawah tanah PTFI itu sendiri.

Dalam konstruksinya sendiri, PTFI telah bekerja sama dengan PT Chiyoda International Indonesia dalam pekerjaan Engineering, Procurement, dan Construction (EPC). Pada tahap ini, lapangan kerja akan dibuka secara besar-besaran, yaitu membutuhkan sekitar 40.000 tenaga kerja secara kumulatif yang akan direkrut melalui perusahaan kontraktor. Hal ini tentu merupakan berita positif untuk warga Jawa Timur, khususnya Gresik.

Presiden Jokowi berharap dengan adanya pembangunan smelter ini, maka akan meningkatkan investasi industri untuk masuk kek KEK Gresik, khususnya industri turunan tembaga. Secara umum, presiden dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah akan memberikan dukungan secara penuh untuk membangkitkan iklim investasi dalam negeri, agar pembangunan keekonomian juga terus berkembang. Presiden pun meminta agar perusahaan swasta maupun BUMN juga turut melakukan hilirisasi agar produksi bahan tambangnya memiliki nilai yang lebih tinggi.

 "Tadi seperti yang diminta oleh Pak Menko tadi, infrastrukturnya terus akan kita dukung, kemudahan dan kepastian berusaha akan kita dukung, kemudian ketersediaan SDM sesuai dengan kebutuhan industri juga nanti pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten juga ikut mendukung agar KEK Gresik ini makin maju, dan Indonesia akan semakin diminati sebagai tujuan investasi," jelas Presiden.


Penulis: Yuniar Novianti

Editor: Umar RP.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar