image

"Ilustrasi uang kertas dan koin"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 28 September 2021 / 0 Komentar

Bisnis Kreatif Media Investama 

Kreatif Media Investama Siap Akuisisi Aset Tambang Perusahaan Rusia

duniatambang.co.id - Aset tambang yang sebelumnya dimiliki oleh Blackspace akan diambil alih oleh PT Kreatif Media Investama. Blackspace merupakan perusahaan tambang asal Rusia, milik pengusaha Aleksandr Isaev dan selama ini terdaftar di Singapura sebagai Blackspace Pte Ltd.

Blackspace sendiri pada awalnya memiliki rencana untuk mengembangkan bisnis tambang di Indonesia, melalui anak usahanya yakni Smelter Nikel yang berlokasi di Pulau Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dengan perantara PT Surya Saga Utama. Selain itu juga berencana untuk melakukan penambangan batu bara di Kalimantan Tengah lewat PT Sinar Usaha Sejati.

Denny Charter selaku Presiden Direktur dari PT Kreatif Media Investama membenarkan kabar tersebut. Dia menjelaskan bahwa saat ini prosesnya sedang berada di tahap awal.

“Memang benar jika sekarang ini Kreatif Media Investama berada dalam tahap awal untuk melakukan pembicaraan dengan pihak Blackspace, guna menggelar akuisisi aset tambang dari 9 anak perusahaan Blackspace yang ada di Kalimantan Tengah, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan,” ungkap Denny.

Rencana akuisisi tambang tersebut dijelaskan Denny sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam mengembangkan investasi, khususnya di sektor tambang, yang juga sejalan dengan rencana bisnis jangka panjang Kreatif Media Investama.

“Alasan Kreatif Media Investama dalam mengakuisisi Blackspace sebenarnya merupakan bagian dari strategi meningkatkan investasi di Indonesia, terutama sektor pertambangan,” tambahnya.

Rupanya, selain berencana mengakuisisi aset tambang milik Blackspace, Kreatif Media Investama juga memiliki rencana untuk mengambil alih aset perusahaan lain. Itu adalah aset milik PT Jaya Indo Properti yang berupa lahan dengan luas sebesar 500 Ha yang lokasinya berada di Desa Kohod, Kabupaten Tangerang.

Nantinya lahan tersebut bakal digunakan perusahaan untuk membangun kawasan bisnis dan juga residensial dengan basis maritim.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar