image

"Ilustrasi serah terima uang"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 27 September 2021 / 0 Komentar

PT Aneka Tambang Tbk Obligasi 

Aneka Tambang Siapkan Rp2,1 Triliun Guna Lunasi Obligasi

duniatambang.co.id - PT Aneka Tambang berkewajiban melunasi obligasi yang nilainya mencapai Rp2,1 triliun. Obligasi tersebut diketahui diterbitkan pada tahun 2011 silam dan akan jatuh tempo tepatnya pada tanggal 14 Desember 2021.

Saat dikonfirmasi, pihak Aneka Tambang mengaku telah menyiapkan dana untuk melunasi kewajiban tersebut.

“Kami sudah memiliki fasilitas pinjaman Rp2,1 triliun guna melaksanakan pelunasan obligasi yang tanggal jatuh temponya adalah pada akhir tahun ini,” ungkap SVP Corporate Secretary Aneka Tambang, Yulan Kustiyan.

Jika merujuk laporan keuangan yang telah diterbitkan Aneka Tambang, perusahaan memang diketahui memiliki fasilitas pinjaman dari beberapa bank. Salah satu pinjaman yang dananya siap dicairkan adalah dari Bank BTPN yang jumlahnya mencapai USD42,5 juta atau sekitar Rp603 miliar.

Informasi yang didapat, fasilitas pinjaman dari Bank BTPN itu sebenarnya sudah siap dicairkan sejak bulan November 2020 lalu. Namun pihak Aneka Tambang sampai sekarang masih belum melakukan pencairan fasilitas pinjaman itu. Untuk diketahui, fasilitas pinjaman yang diberikan Bank BTPN memiliki bunga Libor 3 bulan yang ditambang 1,61 persen. Sementara kupon obligasi yang diterbitkan pada tahun 2011 silam itu sebesar 9,05 persen.

Pihak Aneka Tambang sendiri sampai saat ini juga belum memiliki rencana untuk menerbitkan emisi obligasi. Sebab perusahaan mengaku masih mampu untuk melunasi kewajibannya dengan tidak bergantung pada penerbitan obligasi. Hal tersebut bisa dilihat dari posisi kas setara kas per akhir Maret 2021, di mana jumlahnya yang berada di angka Rp5,33 triliun, yang mengalami kenaikan sebesar 68,67 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu di angka Rp3,16 triliun.

Guna menjaga tingkat leverage perusahaan, pihak Aneka Tambang tetap memilih untuk mempercepat pelunasan utang, meski beberapa jatuh tempo kewajiban Aneka Tambang sebagian besar masih panjang.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar