image

"Ilustrasi jabat tangan"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 26 September 2021 / 0 Komentar

PT Presisi 

PP Presisi Makin Gencar Kejar Kontrak Baru Sebagai Bagian Dari Mitigasi Risiko

duniatambang.co.id - PT PP Presisi semakin berambisi untuk bisa mengejar kontrak baru. Sampai dengan bulan Agustus 2021, perusahaan diketahui telah memperoleh kontrak baru yang nilainya mencapai Rp3,5 triliun. Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar 103 persen, dari yang sebelumnya hanya Rp1,7 triliun di periode yang sama tahun lalu. PP Presisi menjelaskan, bahwa 32 persennya berasal dari kontrak jasa pertambangan.

Pencapaian tersebut dinilai sebagai prestasi tersendiri oleh PP Presisi, dan perusahaan akan menjadikan lini bisnis jasa pertambangan itu sebagai sumber pendapatan berulang atau recurring income. Selain itu, juga dijadikan sebagai mitigasi risiko bisnis sektor konstruksi perusahaan.

Adapun, kontrak baru yang telah dikantongi PP Presisi sampai dengan bulan Agustus 2021 itu setara dengan 95 persen target kontrak baru yang telah ditetapkan perusahaan sebelumnya, yakni sebesar Rp3,7 triliun. Sebagai informasi, penambahan kontrak baru perusahaan pada bulan Agustus 2021 jumlahnya sebesar Rp105,1 miliar.

Secara terperinci, penambahan kontrak baru itu berasal dari proyek pengembangan infrastruktur Tambang Multi Harapan Utama yang nilainya mencapai Rp65,6 miliar, kontribusi dari anak usaha, LMA pada proyek KA Makassar-Parepare di Segmen F Arah Tonasa yang nilainya diketahui sebesar Rp19,8 miliar.

Kemudian ada juga kontrak baru yang didapatkan PP Presisi dari proyek pekerjaan pengerjaan infrastruktur jalan, jalan tol dan rumah susun.

Sementara itu, PP Presisi juga melakukan perombakan jajaran komisaris untuk mempercepat dan memperlancar strategi yang dicanangkan, yang sesuai dengan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2021.

Hasil rapat tersebut diketahui menyetujui satu agenda, yakni memberhentikan dengan hormat Muhammad Toha Fauzi yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris, karena yang bersangkutan diangkat sebagai Direktur Operasi I PT Brantas Abipraya.

Dewan Komisaris

Komisaris Utama : Yul Ari Pramuharjo

Komisaris : Sumardi

Komisaris Independen : Indra Jaya Rajagukguk

Jajaran Direksi

Direktur Utama : Rully Noviandar

Direktur : Benny Pidakso, M Wira Zukhrial dan Muhammad Darwis Hamzah

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar