image

"Ilustrasi batubara dalam genggaman tangan"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 10 September 2021 / 0 Komentar

Batubara HBA 

Batubara Jadi Primadona Dunia, HBA September 2021 Tembus USD150,03 per Ton

duniatambang.co.id - Harga Batubara Acuan (HBA) mengalami kenaikan dalam beberapa bulan terakhir, kini HBA tembus USD150,03 per Ton, hampir dua kali lipat dibandingkan HBA awal tahun, yakni di angka USD75,84 per Ton pada Januari 2021. Kenaikan ini cukup tinggi dibandingkan bulan kemarin, yakni selisih USD19,04 per ton.

Kenaikan harga ini sangat dipengaruhi oleh meningkatnya konsumsi batubara  dunia, seperti naiknya kebutuhan batubara sebagai  sumber energi pembangkit listrik di China yang melebihi kapasitas pasokan batubara yang mereka produksi. Hal ini tentunya menjadi faktor yang mengejutkan, mengingat China adalah salah satu negara penghasil batubara terbesar di dunia. Selain itu, masih terdapat beberapa negara Asia dan Eropa yang meningkatkan konsumsi batubara sebagai sumber energi mereka. Hal tersebut juga menjadi salah satu pendorong naiknya HBA di pertengahan tahun ini.

"Ini adalah angka yang cukup fenomenal dalam dekade terakhir. Permintaan China yang tinggi melebihi kemampuan produksi domestiknya serta meningkatnya permintaan batubara dari Korea Selatan dan kawasan Eropa seiring dengan tingginya harga gas alam melambungkan HBA ke angka USD150,03 per ton," jelas Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi di Jakarta, Senin (6/9/2021).

Walaupun pada awal tahun HBA sempat mengalami penurunan, namun tercatat HBA kembali mengalami kenaikan dan terus mencatatkan rekor baru selama dekade terakhir. Kenaikan harga ini diprediksi akan terus berlanjut jika permintaan konsumsi batubara dunia terus mengalami kenaikan dan jika sumber energi lain turut mengalami lonjakan harga yang membuat konsumen beralih ke sumber energi yang ekonomis seperti batubara.

 

Penulis: Yuniar Novianti

Editor: Umar RP.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar