Loading...
image

"Nickel Ore"
Sumber gambar: shutterstock.com

Dunia Tambang / 25 August 2021 / 0 Komentar

Mineral Nikel 

PAM Mineral Optimis Peningkatan Harga Nikel

duniatambang.co.id - PT PAM Mineral Tbk mengaku optimis soal kinerja yang akan mengalami perbaikan. Optimisme tersebut didasari oleh semakin tingginya harga nikel, dan terus mengalami peningkatan sejak tahun lalu, setelah sebelumnya anjlok karena adanya wabah pandemi Covid-19 yang berimbas ke ekonomi global.

Laporan keuangan PAM Mineral yang telah diaudit mengungkap bahwa perusahaan telah mencatatkan laba operasional Rp45,8 miliar. Jumlah ini lebih tinggi sebanyak 36,6 persen jika dibandingkan dengan laporan keuangan sementara yang diterbitkan perusahaan sebelumnya yang berada di angka Rp33,5 miliar.

Sementara untuk laporan laba bersih berada di angka Rp32 miliar, yang lebih tinggi 12,5 persen jika dibandingkan dengan laporan sementara sebelumnya di angka Rp28,4 miliar.

Pihak PAM Mineral menjelaskan bahwa peningkatan kinerja keuangan perusahaan tersebut, dikarenakan turunnya nilai beban pokok penjualan. Adapun dalam laporan sementara sebelumnya, beban pokok penjualan perusahaan berada di angka Rp147,9 miliar, sementara laporan yang telah diaudit menunjukkan angka Rp116,6 miliar.

Adanya selisih dalam pencatatan tersebut, dijelaskan perusahaan telah memberikan dampak pada gross profit dan juga operating profit. Dalam hal ini, PAM Mineral mengalami margin sebesar 50,3 persen untuk gross profit dan 36,6 persen untuk operating profit.

PAM Mineral sendiri adalah perusahaan tambang yang bergerak dalam bidang pertambangan mineral nikel, dan memiliki anak usaha PT Indrabakti Mustika (IBM). Hasil produksi PAM Mineral maupun IBM diketahui memiliki kadar Ni dari 1,4 persen sampai dengan 1,8 persen.

PAM Mineral memiliki lahan tambang nikel dengan Izin Usaha Pertambangan (IUP) seluas 198 ha yang berlokasi di Desa Buleleng, Morowali, Sulawesi Tengah . Sementara untuk IBM memiliki lahan dengan IUP seluas 576 ha yang berlokasi di Langgikima, Konawe Utara, Sulawesi Tenggara.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar