Loading...
image

"Ilustrasi penghantaran arus listrik"
Sumber gambar: shutterstock.com

Dunia Tambang / 24 August 2021 / 0 Komentar

Tambang Elektrifikasi 

Elektrifikasi Bisa Hasilkan Pendapatan Tambahan Bagi Pelaku Pertambangan

duniatambang.co.id - Munculnya teknologi baru dan inovatif dalam elektrifikasi dapat berarti bahwa dalam waktu dekat semua pertambangan dapat menyimpan atau menghasilkan listrik yang dibutuhkan secara mandiri. Namun di samping itu juga bisa menghasilkan pendapatan tambahan yang tidak sedikit.

Hal tersebut diungkapkan oleh IDTechEx yang menyatakan bahwa tenaga surya dan angin dengan kemandirian energi adalah tren penambangan di masa mendatang, dan itu berarti peningkatan penyimpanan energi akan terjadi dari skala jam ke musim.

“Bayangkan tambang dengan begitu banyak produksi dan penyimpanan listrik sehingga mereka mampu melakukan pemrosesan hilir yang jauh lebih banyak daripada sebelumnya. Karena cadangan menipis, banyak yang bahkan akan beralih menjadi pembangkit listrik tanpa emisi dan penyimpanan listrik untuk komunitas dan industri lokal atau bahkan jaringan nasional. Itu adalah beberapa hal yang tak terhitung sebelumnya tentang elektrifikasi pertambangan, di luar masalah keselamatan vital, penghijauan, dan pengurangan biaya listrik,” tulis laporan itu.

Beberapa teknologi baru yang diidentifikasi sebagai promotor tren elektrifikasi berdasarkan permintaan adalah penyimpanan gravitasi, solar terapung, dan gua untuk penyimpanan udara terkompresi.

Tetapi ulasan IDTechEx menunjukkan bahwa manfaat finansial dari elektrifikasi sering diremehkan dan tindakan seperti itu dapat berujung pada keputusan yang salah.

Saat ini, beberapa penambang tampaknya fokus pada seberapa mahal biaya untuk menyesuaikan armada mereka. Namun, peneliti pasar mengatakan bahwa apa tidak mereka sadari adalah kenyataan bahwa standarisasi kemungkinan akan lebih cepat mengalami perubahan.

“Banyak kemajuan penting akan terjadi setelah 10 tahun ke depan, dan mereka perlu untuk mempertimbangkan kembali perencanaan dan perhitungan kelayakan dari sekarang. Kapan waktu yang tepat untuk pertambangan tanpa awak, peningkatan pemrosesan di tempat, berakhirnya era mesin diesel, masalah bahan bakar, dan upaya untuk meningkatkan tiga kali lipat daya tahan kendaraan baterai sebelum diisi ulang?” Raghu Das, CEO analis di IDTechEx menulis dalam laporan tersebut.

“Yang menjadi kendala kemudian tentu saja masalah untuk menerapkan sejumlah peluang ini yang dinilai akan mahal dan terkadang bahkan tidak mungkin terwujud. Namun di sisi lain, sebuah tambang terbuka dapat menyediakan tenaga surya besar dan penyimpanan gravitasi besar-besaran dari musim panas ke musim dingin ketika pasokan sinar matahari mulai berkurang. Penambangan dasar laut dapat menghasilkan tenaga gelombang dan pasang surutnya sendiri untuk pemrosesan lokal dan es untuk budidaya ikan lokal juga. ”

Dalam pandangan Das, elektrifikasi tidak bisa dihindari, didorong oleh biaya, peraturan, kesehatan, reputasi, lokasi, morfologi, dan toksisitas cadangan yang tersisa yang semakin sulit. “Pertambangan tanpa awak sudah datang dan agar hal tersebut optimal hanya bisa diterapkan dengan energi listrik,” katanya.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Faris Primayudha

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar