Loading...
image

"Gold Mine Western, Australia"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 10 August 2021 / 0 Komentar

Teknologi Otomatisasi 

Empat Manfaat Teknologi Otomatisasi di Pertambangan

duniatambang.co.id - Inovasi dalam otomatisasi telah mengubah pertambangan dengan meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keamanan. Ketika operasional tambang semakin dalam, nilai semakin menurun dan investor menekan perusahaan untuk mematuhi prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola global, inovasi semacam itu diperlukan agar industri bisa berkembang.

Baca jugaPT Trinitan Galakkan Teknologi Pengolahan Ramah Lingkungan

Lebih dari 1600 tambang di seluruh dunia telah ditutup setelah wabah pandemi Covid-19, dan kekhawatiran pun menyebar bahwa lingkungan pertambangan bisa menjadi zona penyebaran. Teknologi penambangan dan otomatisasi jarak jauh menawarkan solusi yang memungkinkan industri tambang untuk bisa terus maju dalam menghadapi kekhawatiran yang meningkat.

1. Mengoptimalkan dan Kebebasan Transportasi

Rio Tinto misalnya, menggunakan kereta yang mengangkut bijih tanpa pengemudi untuk mengangkut bijih besi dari sumbernya ke fasilitas pelabuhan perusahaan. Ini merupakan operasi kereta otonom jarak jauh dengan jarak paling jauh pertama di dunia. Kereta itu bekerja dengan memasang lokomotif dengan perangkat lunak yang terhubung ke kamera onboard, guna memfasilitasi pemantauan secara real time.

Melalui inovasi seperti panduan laser dan teknologi GPS, penambang kini bisa mengangkut muatan kembali ke saluran tanpa perlu trek yang rumit, mahal dan terbatas.

2. Human Safety

Menggunakan teknologi analitik, perusahaan tambang bisa meningkatkan keamanan dan efisiensi, dengan menerapkan prosedur keselamatan yang biasanya dipantau di lokasi secara manual, dan mendigitalkannya.

Misalnya, analitik bisa menentukan bagian tambang mana yang tidak aman bagi manusia untuk bekerja tanpa ventilasi yang mahal dan lebih cocok untuk pengoperasian mesin cerdas atau robot. Menghindari penggunaan ventilasi juga bisa mengurangi biaya dan memberikan potensi pengurangan emisi karbon sebanyak 20 persen.

3. Pengawasan Otomatis

Teknologi seperti AI dan Machine Learning membantu personel penambangan untuk melacak, memantau dan merespon potensi gangguan pada operasional secara lebih tepat. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Gold Fields, yang menggunakan mesin dan sensor cerdas untuk menyediakan data langsung bijih yang akan ditambang kepada operator.

Beberapa hal yang bisa dilakukan seperti mengatur lubang bor untuk meletakkan bahan peledak di tempat yang paling efektif daripada bergantung pada operator bor manusia.

4. Dry Stacking dan Reklamasi Tanah

Dry Stacking adalah metode penyimpanan tailing tersaring yang lebih berkelanjutan daripada metode konvensional. Melalui dry stacking, tailing yang dipadatkan menjadi gundukan kemudian direklamasi dengan vegetasi dan tanah asli.

Untuk memastikan pengendapan tailing yang efektif, perusahaan seperti Agnico memanfaatkan fasilitas tailing dry stack untuk membantu meminimalkan jejak operasi pengendapan tailing dan menggantikan alternatif yang kurang ramah lingkungan.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Umar RP.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar