image

"Ilustrasi palu sidang"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 4 August 2021 / 0 Komentar

Regulasi ESDM 

Pelaku Usaha Tambang Sambut Hangat Perubahan Tata Kelola Minerba ESDM

duniatambang.co.id - Strategi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam melakukan perbaikan tata kelola sektor mineral dan batu bara atau minerba diyakini akan memberikan dampak yang positif terhadap para pelaku usaha di bidang terkait. Pihak ESDM selama ini mengaku mendapatkan laporan soal asal muasal barang yang tidak jelas.

Oleh karenanya, pihak ESDM akan mencoba melakukan perubahan mengenai surat keterangan asal barang yang nantinya tidak akan bisa lagi dibuat secara sepihak oleh badan usaha, melainkan harus dibuat oleh pihak surveyor yang mendapatkan izin dan kegiatannya diawasi pemerintah.

Selanjtunya akan dilakukan beberapa perubahan dalam Rancangan Kepdirjen yang baru, di mana beberapa di antaranya meliputi peningkatan peran surveyor hingga kewajiban tambahan yang harus dipenuhi oleh para pelaku usaha. PT Superintending Company of Indonesia atau Sucofindo yakin bahwa langkah yang diambil Kementerian ESDM akan memberikan dampak positif terhadap kinerja perusahaan surveyor, khususnya pada jasa inspeksi dan pengujian.

ESDM menjelaskan bahwa rata-rata besaran kontribusi pendapatan yang diberikan oleh sektor pertambangan jumlahnya bisa mencapai Rp350 miliar untuk setiap tahunnya. Pendapatan itu mencakup jasa inspeksi dan pengujian komoditas tambang.

Sucofindo sebelumnya telah mematok target pendapatan dari sektor minerba perusahaan bisa mencapai angka Rp600 miliar di tahun ini. Jika merujuk pada laporan keuangan perusahaan, pendapatan sampai dengan semester pertama tahun 2021 ini tercatat telah mencapai Rp1,14 triliun. Jumlah tersebut baru 41 persen dari pendapatan yang ditargetkan perusahaan sebesar Rp2,8 triliun.

Sejumlah pelaku usaha tambang juga mengaku akan menyambut hangat rencana yang akan dilakukan Kementerian ESDM itu. Pihaknya pun akan memberikan dukungan penuh segala upaya yang dilakukan pemerintah untuk melakukan perbaikan tata kelola di sektor mineral dan batubara.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Umar RP.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar