image
Dunia Tambang / 17 July 2019 / 0 Komentar

tambang ilegal Bangka Belitung Good Mining Practice 

Hati-Hati Tambang Ilegal Bisa Buat Nyawa Melayang, Ini Buktinya

duniatambang.co.id – Pertambangan identik dengan perusakan lingkungan yang dilihat dari perubahan bentuk lahan. Proses penambangan tidak serta merta dapat dilakukan begitu saja, tetapi harus melalui proses yang panjang sesuai dengan regulasi untuk melakukan penambangan. Fakta di lapangan, masih terdapat oknum-oknum yang melakukan penambangan yang tidak berdasarkan regulasi alias tambang ilegal.

Baca juga: Waspada! Bahaya Lubang Bekas Tambang yang Tidak Direklamasi

Tambang ilegal mempunyai risiko yang tinggi, bahkan dapat merenggut nyawa manusia. Bangkapos.com pada Selasa (16/07/2019) memberitakan bahwa tiga penambang timah ditemukan tewas terkubur di bawah tumpukan tanah pada kedalaman 15 meter. Tambang timah ini merupakan tambang ilegal di kaki Bukit Panjang, Desa Mayang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat pada Senin (15/07/19) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kapolsek Simpang Teritip, Iptu. Astrian Tomi, menyampaikan kecelakaan tambang yang merenggut 3 nyawa itu disebabkan dinding lobang galian yang roboh. Kemudian, menimpa 3 penambang tersebut dan tidak dapat diselamatkan.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat terdapat sekitar 44 perusahaan pertambangan bijih timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalahi aturan yang berlaku di daerah itu. Tidak hanya di Kepulauan Bangka Belitung, tambang ilegal juga banyak diditemukan di daerah-daerah lain di Indonesia.

Tambang ilegal kerap kali menimbulkan kecelakaan tambang hingga berakhir merenggut nyawa. Pemerintah perlu memberikan perhatian khusus terkait bahaya penambangan ilegal. Perlunya memberikan penyuluhan penambangan yang baik dan benar (good mining practice) secara intens kepada masyarakat yang tinggal khususnya di daerah yang berpotensi dilakukan penambangan ilegal.

 

(MS)

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar