Loading...
image

"Ilustrasi PLTU"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 28 July 2021 / 0 Komentar

Batubara PLN PLTU 

PLN Proyeksikan Kebutuhan Batubara PLTU Nasional Mencapai 156,3 juta ton pada Tahun 2030

duniatambang.co.id - Penggunaan batubara dalam memenuhi bahan baku Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) nasional diproyeksikan akan terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pasalnya, batubara hingga saat ini masih menjadi andalan untuk memenuhi kebutuhan energi nasional. Pasalnya batubara masih termasuk kategori sumber energi termurah di Indonesia.

Baca juga: ESDM: Pasokan Batubara PLN Aman Meski Ada Lonjakan Harga

Bahan baku PLTU mudah didapat dan bersifat stabil, juga tidak bergantung pada kondisi tertentu seperti iklim. Lain halnya dengan pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) yang memiliki keterbatasan pada biaya produksi yang lebih tinggi, dan sumber energi seperti angin pada Pembangkit Listrik Tenaga bayu (PLTB) dan cahaya matahari pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang sangat bergantung pada keadaan iklim ataupun keadaan alam lainnya.

Evy Haryadi, selaku Direktur Perencanaan Korporat PT PLN (Persero), dalam Webinar “Masa Depan Batubara dalam Bauran Energi Nasional” pada Senin (27/7/2021), menyatakan bahwa PT PLN (Persero) telah memproyeksikan kebutuhan batubara sebagai bahan baku PLTU akan terus mengalami peningkatan. Penggunaan batubara diperkirakan naik 37,6% atau sekitar 40 juta ton pada 2030 dari perkiraan kebutuhan pada 2021 yang berada di angka 113,6 juta ton.

Adapun rincianan perkiraan konsumsi batubara untuk bahan baku PLTU nasional yang  tertulis pada draft RUPTL 2021-2030 adalah sebagai berikut,

No.

Tahun

Konsumsi Batubara
(Juta Ton)

1

2021

113,6

2

2022

117,6

3

2023

125

4

2024

131,6

5

2025

126

6

2026

133,2

7

2027

139,1

8

2028

143,7

9

2029

149,5

10

2030

156,3

 

Namun Haryadi kembali menambahkan bahwa pihaknya memperkirakan besaran konsumsi batubara tersebut akan mengalami penurunan secara perlahan dan diprediksikan akan mencapai zero carbon pada tahun 2060 mendatang.

Seperti dilansir dari portal CNBC Indonesia, Direktur Energi Primer PLN, Rudy Hendra Prastowo mengungkapkan bahwa sepanjang semester I 2021, PT PLN (Persero) telah menggunakan batubara sebesar 33 juta ton untuk PLTU. Serapan batubara ini sangat bergantung pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Namun jumlah tersebut diproyeksikan akan bertambah pada semester II tahun 2021 ini.

 

Penulis: Yuniar Novianti

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar