image

"Ilustrasi uang kertas"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 21 July 2021 / 0 Komentar

Mineral Komoditas United Tractors 

United Tractors Mulai Alami Perbaikan Kinerja, Seiring Meningkatnya Harga Komoditas

duniatambang.co.id - Harga sejumlah komoditas tambang mengalami kenaikan dalam beberapa pekan terakhir. Di sisi lain, tren perbaikan kinerja juga dialami oleh PT United Tractors Tbk (UNTR). Perbaikan tersebut, diketahui sebagai dampak dari membaiknya penjualan emas perusahaan, yang mulai terlihat sejak akhir Maret lalu.

Kenaikan harga jual untuk komoditas batubara dan peningkatan produksi emas yang diprediksi akan terjadi, memberikan dorongan tersendiri bagi membaiknya kinerja keuangan United Tractors pada tahun 2021 ini.

Dua faktor itu pada akhirnya juga meningkatkan keyakinan akan tumbuhnya laba bersih perusahaan hingga mencapai Rp8,8 triliun, jika dibandingkan dengan tahun Rp6 triliun. Hal yang sama juga diharapkan akan terjadi pada penjualan perusahaan yang diprediksi mencapai Rp17,78 triliun.

Pasalnya, peningkatan harga komoditas tambang dipastikan bisa memberikan dampak signifikan pada penjualan alat berat untuk pertambangan di tahun ini.

Perkiraan pulihnya penjualan alat berat oleh perusahaan terjadi mulai Juni tahun ini, yang sejalan dengan semakin pulihnya permintaan alat berat di paruh kedua tahun 2021. Penjualan alat berat perusahaan bisa mengalami peningkatan sampai 60 persen, atau sekitar 2.500 unit.

Sampai dengan bulan Mei 2021, United Tractors sendiri mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan alat berat menjadi 1.076 unit. Jika dibandingkan dengan periode tahun lalu, perusahaan hanya mampu menjual sebanyak 777 unit.

Penjualan alat berat untuk sektor tambang diyakini akan memberikan sumbangsih sekitar 45 persen pada total volume penjualan. Kemudian alat berat untuk sektor industri konstruksi sebesar 29 persen dan untuk sektor industri kehutanan sekitar 16 persen. Sementara sisanya berasal dari sektor industri agribisnis.

Lebih lanjut untuk bisnis kontraktor di sektor penambangan batu bara, diperkirakan masih tetap stagnan. Namun untuk diskon jasa penambangan batu bara mulai mengalami penurunan setelah adanya kenaikan harga jual batubara.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar