Detail Berita


Lagi, Harga Batubara Acuan (HBA) Juli Menyusut Parah



Tanggal terbit: 15-07-2019

duniatambang.co.id – Kementerian ESDM telah menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) dan  Harga Mineral Acuan (HMA) untuk bulan Juli 2019. HBA  dan HMA diatur dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No. 117/K30/MEM/2019 Tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batubara Acuan untuk Bulan Juli 2019. HBA terus menunjukkan tren penurunan dari Januari lalu. HBA Juli ditetapkan US$ 71,92/ton, terkoreksi 11,7% dibandingkan bulan Juni yang sebesar US$ 81,48/ton.

Baca juga: Mengintip Rapor Semester HBA – HMA yang Kian Menurun

Penetapan HBA oleh Kementerian ESDM ini merujuk pada 4 index yaitu Indonesia Coal Index (ICI), New Castle Export Index (NEX), New Castle Global Coal (GC), dan Platts59.  Masing-masing bobot menyubang pengaruh sebesar 25%. Dengan melihat index tersebut, penetapan HBA sangat dipengaruhi oleh pasar internasional. 
HBA yang terus menunjukkan tren penurunan akibat Tiongkok yang mengurangi impor demi meningkatkan produksi batubara untuk kebutuhan dalam negeri. Kemudian India juga membatasi impor karena pabbrik keramik ditutup sehingga mengurangi permintaan batubara dari luar. Ditambah, batubara asal Rusia mulai memasuki pasar Asia. Pasokan batubara yang melimpah dibandingkan dengan permintaan yang tidak terlalu signifikan semakin mempengaruhi harga batubara yang semakin menurun.

Harga batubara diperkirakan masih menantang sampai dengan akhir 2019. Harga batubara yang semakin menurun ini membuat para emiten pertambangan batubara lesuh. HBA mulai dari Januari hingga Juli seperti perosotan yang terus turun.

Pada Januari 2019, HBA tercatat berada di level US$ 92,41, kemudian pada Februari turun menjadi US$ 91,80, dan turun lagi menjadi US$ 90,57 pada Maret. April HBA kembali turun menyentuh angka US$ 88,85 per ton. HBA pada Maret naik tipis menjadi US$ 89,53. Tidak lama naik, HBA Juni turun lagi menjadi US$ 81,49 per ton. Semakin merosot, HBA Juli terjun bebas lagi menyentuh angka US 71,92 per ton.

 

(MS)

 

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !