Detail Berita


Saham Tanito Harum Anjlok, Bisnis Batubara Was-Was



Tanggal terbit: 15-07-2019

duniatambang.co.id – PT Tanito Harum melakukan PHK 300 karyawan sebagai dampak dari pembatalan IUPK yang sudah berikan pada Januari lalu. Pada Kamis (11/07/2019), saham emiten pertambangan PT Harum Energy Tbk (HRUM) yang berelasi dengan PT tanito Harum anjlok.

Baca juga: Merana!!! IUPK Batal Diperpanjang, PT Tanito Harum Berujung PHK Karyawan

Informasi yang didapatkan dari CNBC Indonesia pada Kamis (11/07/2019), Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, saham HRUM minus 1,07% di level Rp 1.385/saham.  Nilai transaksi menjadi Rp 3,37 miliar serta volume perdagangan 2,42 juta.  Harum Energy mengalami pelemahan saham sejak 6 hari perdagangan terakhir Dalam 30 hari perdagangan terakhir sahamnya terjun bebas sebesar 4,15%.

Pemegang kontrak PKP2B raksasa pada generasi pertama itu menyumbang hampir separuh dari total produksi batubara nasional. Jika tidak ada kejelasan revisi PP 23/2010 terkait perpanjangan kontrak PKP2B, dampaknya cukup besar terhadap perkembangan bisnis batubara di Indonesia.

Semenjak PT Tanito Harum berhenti operasi, menimbulkan kecemasan bagi pemegang kontrak PKP2B yang lainnya yang akan jatuh tempo hingga 2025 mendatang. Dikarenakan PT Tanito Harum dibatalkan perpanjangan IUPK, lahan bekas tambang PT Tanito Harum dikembalikan status kepemilikan kepada negara.

PT Harum Energy didirikan pada tahun 1995 bergerak di bidang penambangan batubara dan kegiatan logistik yang berlokasi di Kalimantan Timur. Sebelum bernama PT Harum Energy, pada awalnya PT Harum Energy didirikan sebagai PT Asia Antrasit pada 12 Oktober 1995.

 

(MS)

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !