Loading...
image

"Ilustrasi uang kertas"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 19 June 2021 / 1 Komentar

International Investasi 

Arab Saudi Buka Investasi Asing Besar-Besaran Untuk Industri Pertambangan

duniatambang.co.id - Pemerintah Arab Saudi berencana untuk melakukan pelelangan dua izin pertambangan utama di tahun 2022 nanti. Ini dikarenakan negara tersebut sedang menargetkan investasi asing ke sektor yang memiliki nilai cadangan potensial senilai USD1,3 triliun. Adapun komoditas yang akan dibuka peluang investasinya kepada asing itu termasuk pertambangan emas, tembaga, zinc, phospat, tantalum, niobium, dan juga nikel.

Pihaknya pun berharap ke depannya bisa terjadi peningkatan investasi dari pihak asing dalam sektor industri pertambangan mereka. Alasan yang disampaikan adalah karena permintaan mineral di seluruh dunia yang berkembang sangat pesat. Berdasarkan data survei geologis sejak 80 tahun yang lalu, Arab Saudi diperkirakan memiliki cadangan potensi pertambangan yang belum dimanfaatkan senilai USD1,3 triliun.

Sejauh ini ada sejumlah perusahaan yang tertarik akan penawaran tersebut. Beberapa di antaranya adalah Alcoa Corp, Mosaic Co. dan juga Barrick Gold Corp.

Undang-undang pertambangan baru yang mulai berlaku sejak tanggal 1 Januari 2021 lalu, akan membantu menarik investor asing karena pemerintah akan memperlakukan mereka seperti dengan investor lokal. Pemerintah Arab Saudi juga mengaku sudah menerima beberapa permohonan izin eksplorasi dari masyarakat lokal dan juga sedang melakukan pembicaraan dengan sejumlah pengusaha pertambangan internasional.

Sekitar USD45 miliar investasi di sektor swasta dan publik telah masuk ke industri pertambangan Arab Saudi selama satu dekade terakhir, terutama dalam produksi fosfat dan aluminium.

Untuk mendukung rencana investasi asing itu, pihak pemerintah Arab Saudi juga berencana untuk meluncurkan program pemetaan geologi komprehensif untuk membantu upaya pemetaan potensi pertambangan di negara tersebut. Diketahui jumlah anggaran untuk program tersebut mencapai USD500 ribu yang bertujuan untuk mengumpulkan data penting yang dibutuhkan untuk kegiatan eksplorasi pertambangan selama 5 tahun ke depan.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Faris Primayudha

1 Komentar:

  1. Mohon info investor Saudi nya @duniatambang.co.id , Kami ada lokasi tambang emas belum tergarap. Berharap dapat Jo / Jv. Terimakasih

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar