Detail Berita


Merana!!! IUPK Batal Diperpanjang, PT Tanito Harum Berujung PHK Karyawan



Tanggal terbit: 12-07-2019

duniatambang.co.id - Kabar terkini salah satu pemegang PKP2B generasi pertama yaitu PT Tanito Harum harus meneguk pil pahit. Imbas dari revisi ke-6 PP Nomor 23 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara membuat PT Tanito Harum tidak melanjutkan operasi produksi batubara. PT Tanito Harum telah dikabarkan melakukan PHK terhadap 300 karyawan.

Sebelumnya, PT Tanito Harum telah diberikan perpanjangan IUPK pada Januari lalu. Namun, PT Tanito Harum arus menerima kenyataan pembatalan perpanjangan IUPK akibat surat yang dikirimkan KPK kepada Presiden dan Menteri ESDM.

Baca juga: KPK Kirim Surat ke Presiden, Menteri ESDM Cabut Perpanjangan IUPK PT Tanito Harum

Sejak dihentikan operasi, sejumlah stok batubara yang dimiliki PT Tanio Harum ditemukan mulai terbakar. Sejumlah karyawan yang di-PHK mengadu nasib mencari peruntungan yang baru.

Bukan hanya PT Tanito Harum yang resah akibat revisi ke-6 PP 23/2010, 6 pemegang PKP2B generasi pertama juga mengalami hal yang sama. PT Tanito Harum habis kontrak pada Januari lalu, sementara 6 pemegang PKP2B lainnya masih menunggu waktu bagaimana kelanjutan operasi tambang mereka.

Baca juga: Revisi PP 23/2010 ‘Mandek’, Pengusaha dan Pekerja Tambang Batubara Galau

Mengingat jumlah produksi batubara pemegang PKP2B generasi pertama tersebut lebih dari separuh total produksi batubara nasional, tentu menjadi masalah besar jika revisi PP ini dibiarkan stagnan. Kekosongan hukum yang terjadi saat ini diperlukan diskresi presiden sebagai penyelesai masalah mengenai perpanjangan PKP2B yang habis kontak.

 

(MS)

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !