Detail Berita


Strategi Efisiensi DEWA Terbukti Bantu Perbaikan Kinerja Perusahaan


"Proses pemuatan bahan galian ke dalam dump truck"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 08-06-2021

duniatambang.co.id - PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dalam pengumuman resminya masih akan menerapkan kebijakan efisiensi sebagai strategi perusahaan untuk tahun 2021 ini. Nantinya perusahaan juga akan melakukan pembangunan lebih banyak peralatan dan juga meningkatkan volume sesuai dengan kebutuhan pasar. Tidak hanya itu, strategi efisiensi tersebut akan terus didorong agar bisa memberikan peningkatan keuntungan dan laba bersih ke depannya.

Baca juga: Strategi Efisiensi DEWA Terbukti Bantu Perbaikan Kinerja Perusahaan

CEO DEWA B. Prabhakaran memberikan keterangan ke media bahwa pihaknya saat ini tengah berupaya untuk bisa memaksimalkan ketersediaan dan penggunaan peralatan yang dimiliki. Dengan demikian, pihaknya berharap nantinya produksi yang dihasilkan bisa lebih meningkat lagi.

Salah satu yang akan dilakukan dalam strategi ini adalah dengan mengoptimalkan program pemeliharaan dan juga perawatan alat-alat berat yang lebih efisien lagi dan juga memanfaatkan strategi global sourcing.

Agar bisa mencapai efisiensi biaya modal yang telah ditetapkan pada tahun lalu, DEWA diketahui juga mulai membangun sebuah workshop dan juga pusat perbaikan alat-alat berat yang lokasinya berada di Balikpapan. Pihaknya mengatakan bahwa workshop tersebut dilengkapi sejumlah fasilitas yang bisa digunakan untuk kebutuhan rebuild, repair dan recondition alat-alat berat dan juga komponennya.

DEWA juga memiliki rencana untuk memperbarui dan juga mengerahkan sejumlah peralatan yang dimiliki guna memenuhi semakin tingginya target yang diminta oleh para kliennya seperti PT Kaltim Prima Coal (KPC), PT Cakrawala Langit Sejahtera (CLS) dan juga PT Arutmin Indonesia (AI).

Pihaknya pun berharap dengan strategi itu daya saing yang dimiliki DEWA sekarang ini bisa lebih meningkat lagi, khususnya dalam bidang jasa pertambangan serta mampu meningkatkan pangsa pasar.

Sebagai informasi pada tahun 2020 lalu, pihak manajemen DEWA telah menerapkan sejumlah strategi efisiensi dan pengurangan biaya operasi. Yang dilakukan saat itu adalah dengan memanfaatkan program perawatan alat berat yang lebih efisien lewat global sourcing dan meningkatkan kapasitas produksi dengan menentukan armada yang lebih tepat.

Tercatat, pada tahun 2020 lalu, DEWA mengalami peningkatan kapasitas fleet produksi sebesar 16 persen, dan juga mampu melakukan efisiensi biaya pemeliharaan sebesar 33 persen lebih rendah daripada tahun sebelumnya. Strategi itu pada akhirnya mampu meningkatkan ekspansi margin perusahaan sebesar 2,1 persen.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Umar RP.

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !