Detail Berita


Penambang Nikel ‘Happy’, Tiga Smelter Nikel Dipastikan Beroperasi Tahun Ini



Tanggal terbit: 11-07-2019

duniatambang.co.id – Dalam rangka merealisasikan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), pemerintah tengah menggiatkan pembangunan smelter. Pabrik pengolahan dan pemurnian mineral ini bertjuan untuk meningkatkan nilai jual produk. Salah satu pabrik smelter yang tengah digenjot yaitu komoditas nikel.

Baca juga: Harga Jual Nikel Rendah, Indeks Nikel Indonesia (INI) Segera Diresmikan

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan akan ada tambahan tiga smelter nikel. Satu sudah beroperasi sejak awal tahun ini dan dua smelter akan segera beroperasi dalam waktu dekat. Tiga smelter nikel ini dimiliki oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam), PT Wanatiara Persada, dan PT Bintang Smelter Indonesia.

Smelter PT Antam terletak di Tanjung Buli, Halmahera Timur memiliki kapasitas produksi satu juta ton bijih nikel menjadi feronikel. Smelter ini ditargetkan beroperasi pada Agustus 2019. Kemudian PT Wanatiara Persada dibangun di Pulau Obi, Maluku Utara meiliki  kapasitas dua juta ton nikel per tahun untuk  menghasilkan feronikel. Smelter ini ditargetkan beroperasi pada Agustus 2019.  Sedangkan, smelter PT Bintang Smelter sudah mulai beroperasi sejak awal tahun ini berlokasi di Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Smelter ini memiliki berkapasitas  900 ribu ton nikel per tahun  menghasilkan nickel pig iron (NPI).

Dilansir dari bisnis.com pada Senin (08/07/19), kapasitas produksi smelter pada tahun ini diperkirakan sebesar 119.282 ton dalam bentuk feronikel (FeNi), disusul nikel dalam bentuk nickel pig iron (NPI) sebesar 109.940 ton, 80.000 ton nikel dalam matte, dan 10.000 ton dalam bentuk NiOH.

Sebagai upaya meningkatkan program hilirisasi sektor pertambangan hingga 2022 mendatang, akan ada 41 smelter yang akan beroperasi. Program hilirisasi di sektor pertambangan ini diharapkan mampu berkembang lebih cepat sehingga bisa mendatangkan untung besar bagi Indonesia. Terutama dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang konsisten.

 

(MS)

Berita serupa
Berikan Komentar

Kunjungi web Advertising kami !