Detail Berita


Djasa Ubersakti Rencakan Penambahan Proyek Tambang Batubara


"Pengangkutan batubara menggunakan dumptruck"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 31-05-2021

duniatambang.co.id - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar oleh PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) 21 Mei 2021, perusahaan mengungkap lima poin penting yang disampaikan kepada para pemegang saham.

Pertama yang dilaporkan adalah mengenai kinerja perusahaan di tahun 2020 yang berhasil membubuhkan pendapatan sebesar Rp48,71 miliar dan laba bersih sebesar Rp2,97 miliar. Sebesar Rp300 juta dari laba bersih tersebut, dijelaskan akan dialokasikan untuk dana cadangan. Sementara itu, untuk sisanya akan dijadikan laba ditahan. Namun untuk buku tahun 2020, PT Djasa Ubersakti tidak melakukan pembagian dividen.

Kemudian, perusahaan menjelaskan soal perubahan tujuan penggunaan dana IPO serta rencana PT Djasa Ubersakti yang akan melakukan pengembangan usaha. Dalam perubahan penggunaan dana, perusahaan akan menggunakan sebesar 44 persen dana IPO atau sebesar Rp11.865.167.000 yang pada awalnya akan digunakan untuk melakukan pembelian peralatan, akan diubah sebagai modal kerja.

“Di tahun ini, perseroan belum memerlukan untuk menambah peralatan, sehingga dana IPO akan dialihkan sebagai modal kerja proyek,” ungkap Dirut Heru Putranto.

Pihaknya menjelaskan juga akan melakukan penambahan kegiatan usaha untuk aktivitas jasa dan penunjang pertambangan dan penggalian. Ini didasari dari banyaknya permintaan dari para mitra usaha bidang pertambangan, dan sebagai bagian dari upaya perluasan pengerjaan jasa konstruksi infrastruktur lainnya.

Tujuan utama dari penambahan kegiatan usaha itu adalah agar perusahaan bisa mengerjakan sejumlah proyek pertambangan baru, seperti penambangan batu bara dan mineral lainnya.

“Untuk kegiatan usaha perseroan, strategi ini diyakini bisa meningkatkan potensi kinerja perusahaan jadi lebih besar,” tambahnya.

Heru Putranto juga menginformasikan bahwa acara RUPST tersebut telah dilakukan dengan tetap mengikuti protokoler pencegahan Covid-19 dengan sangat ketat. Penerapan Prokes yang dilakukan adalah dengan melakukan physical distancing dan membatasi jumlah pihak yang hadir dalam acara tersebut.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Faris Primayudha

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !