Detail Berita


43 Tahun “hidup”, Inalum diminta ganti nama



Tanggal terbit: 11-07-2019

duniatambang – Bertahun-tahun berkiprah di dunia pertambangan PT Inalum disarankan untuk berganti nama oleh salah satu anggota Komisi VII DPR. Pasalnya Inalum sendiri merupakan singkatan dari Indonesia Asahan Aluminium Indonesia (Persero) dimana nama ini digunakan di saat Inalum pada saat scope pekerjaan Inalum hanya seputar produksi aluminium.

(Baca juga: https://duniatambang.co.id/Berita/read/128/Penggemukan-Inalum-2019-Semakin-Berat-dengan-Aset-162-Triliun-Rupiah)

Dilansir dari finance.detik.com (Waduh, anggota DPR Minta Inalum Ganti Nama), Anggota Komisi VII DPR, Fraksi Gerindra, Kardaya Warnika menyebutkan bahwa pergantian nama ini dikarenakan peran Inalum sebagai induk holding tambang dapat membentuk suatu “kebingungan”.

Beliau menjelaskan bahwa pada sejarahnya pemikiran pembentukan PT Aneka Tambang atau Antam pada tahun 1968, memiliki peran sebagai holding tambang tetapi pada realisasi sekarang Antam bukanlah holding.

Berdasarkan hal tersebut, Bapak Kardaya Warnika menyebutkan perlunya Inalum mengganti nama agar tidak ada kesalahpahaman.

"Kalau menurut saya hal semacam ini, walaupun ada pepatah apalah arti sebuah nama, tapi kan nama diselamatin. Kalau menurut saya, kalau perlu Inalum namanya diganti. Supaya jelas kepada rakyat, yang ngerti paham, tapi yang tidak ngerti tidak paham," ujarnya yang dikutip dari finance.detik.com (Waduh, anggota DPR Minta Inalum Ganti Nama)

"Jadi Pak Dirut lebih baik Inalum namanya diganti, jangan Inalum, Indonesia Tambang atau Aneka-aneka Tambang, terus terang ini membingungkan,"

Inalum yang sekarang semakin gemuk dengan keberadaan empat holding yang dipegangnya, tentu membuat peran Inalum di pertambangan semakin besar. Pergantian nama mungkin diperlukan untuk membantu memberikan penjelasan ke masyarakat agar selaras dengan perannya yang semakin meluas, tetapi hal tersebut bukanlah segalanya karena dengan bergantinya nama atau tidak, Inalum tetap menanggung tanggung jawab besar ini.

(FPL)

Berita serupa
Berikan Komentar

Kunjungi web Advertising kami !