Detail Berita


Catatan Kinerja Positif Perusahaan Tambang Emas di Kuartal I 2021


"Tambang Emas Western Australia"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 29-05-2021

duniatambang.co.id - Sejumlah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, khususnya di pertambangan emas telah melaporkan bagaimana kinerja yang telah dicapai pada kuartal pertama di tahun 2021 ini. Berdasarkan dari laporan kinerja tersebut, mayoritas membubuhkan perbaikan kinerja, dalam hal pendapatan dan juga laba bersih.

PT Aneka Tambang melaporkan bahwa pendapatan bersih mereka mengalami kenaikan sebesar 77,04 persen atau sebanyak Rp9,21 triliun dari periode sebelumnya. Tahun lalu, pendapatan bersih yang berhasil diraih perusahaan hanya sebesar Rp5,20 triliun. Sedangkan laporan untuk laba bersihnya, tercatat sebanyak Rp630,37 miliar. Ini adalah peningkatan yang signifikan jika dibandingkan di tahun 2020 lalu, yang mengalami kerugian mencapai Rp281,84 miliar.

Tentunya, kinerja Aneka Tambang yang moncer ini mayoritas mendapatkan topangan dari komoditas emas. Secara rinci, komoditas emas menyumbang pendapatan perusahaan sebesar Rp6,59 triliun atau 72 persen dari total pendapatan perusahaan secara keseluruhan. Pendapatan ini, mengalami kenaikan secara year-on-year sebanyak 65 persen.

Hal yang sama juga dialami oleh PT United Tractors Tbk. Perbaikan kinerja yang positif itu berasal dari produksi dan penjualan komoditas emas yang berasal dari Tambang Emas Martabe yang ada di Tapanuli Selatan.

Kemudian ada PT Agincourt Resources yang juga melaporkan kinerja penjualan hingga mencapai 95.300 onz emas di kuartal pertama tahun 2021 ini. Jumlah ini diketahui mengalami kenaikan sebesar 1 persen dari periode tahun sebelumnya yang sebesar 94,800 onz. Untuk pendapatan bersihnya, Agincourt Resources melaporkan kenaikan sebesar 15 persen di angka Rp2,2 triliun.

Komoditas emas juga mendorong perbaikan kinerja untuk PT Bumi Resources Minerals. Pada kuartal pertama tahun ini, Bumi Resources Minerals mampu mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 37,31 persen di angka USD1,35 juta dibandingkan di tahun sebelumnya yang sebesar USD991 ribu. Laba bersihnya mengalami kenaikan tajam sampai 80 persen, menjadi USD1,61 juta.

 

Penulis: Edo Fernando

Editor: Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !