Detail Berita


Vale (INCO) Akan Investasi Rp28 Triliun pada Proyek Penambangan dan Pengolahan Nikel


"Proses Pengolahan Nikel PT Vale Indonesia Tbk"
Sumber gambar: vale.com


Tanggal terbit: 25-05-2021

duniatambang.co.id – PT Vale Indonesia Tbk bekerja sama dengan mitra dari China akan berinvestasi pada proyek penambangan dan pengololahan bijih nikel senilai USD 1,94 miliar atau setara dengan hampir Rp28 triliun. Proyek ini berada di Kabupaten Morowali, Provinsi Sulawesi Tengah.

CEO PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Febriany Eddy mengatakan bahwa investasi pada proyek penambangan dan pengolahan bijih nikel tersebut merupakan dinamika bisnis nikel di Indonesia yang semakin maju beberapa tahun terakhir.

“PT Vale mantap mengambil posisi dalam peta industri Nikel Tanah Air sebagai operator nikel yang mengedepankan praktik pertambangan yang berkelanjutan", ungkap Febry saat berdialog dengan Gubernur Sulteng Longki Djanggola, Senin (24/05/2021).

Wilayah konsesi perusahaan di Sulawesi Tengah meliputi area kontrak karya seluas 22.699 hektare di Blok 2 dan Blok 3 Deda Bahodopi.

Febry menambahkan, kegiatan penambangan akan dioperasikan dengan nilai investasi pembukaan tambang sebesar USD 140 juta.

Sebagai informasi, PT Vale Indonesia menambang nikel laterit untuk menghasilkan produk akhir berupa nikel dalam matte. Rata-rata volume produksi nikel per tahun mencapai 75.000 metrik ton.

PT Vale Indonesia Tbk menjadi salah satu perusahaan tambang mineral terkemuka di Indonesia dengan komitmen jangka panjang untuk berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia.

 

Penulis: Mayang Sari

Editor: Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !