image

"Ilustrasi uang kertas melambung di atas latar belakang putih"
Sumber gambar: shutterstock.com

Dunia Tambang / 20 May 2021 / 0 Komentar

Mineral Komoditas Nikel Tembaga 

Harga Nikel-Tembaga Melesat Tajam, Siap-Siap Banjir Investor

duniatambang.co.idHarga komoditas tambang sedang melambung tinggi. Harga komoditas ini diprediksi akan bertahan dalam waktu yang lama.

Harga komoditas tambang yang melonjak tinggi adalah emas, batubara, nikel, dan tembaga. Harga yang melambung ini memberikan dampak kepada Indonesia sebagai negara produsen dan pengekspor barang tambang.

Deputi Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Septian Hario Seto mengatakan, kenaikan harga ini berdampak positif terhadap Indonesia. Banyak calon investor yang berminat untuk berinvestasi di sektor hilir tambang Indonesia.

Septian melihat tren naiknya minat investasi di sektor hilir ini didukung oleh kebutuhan bahan baku kendaraan listrik. Calon investor berdiskusi dengan pihaknya mempertanyakan kebijakan pemerintah terkait hilirisasi tambang di Indonesia.

Menurut Septian, pemerintah terus memberikan informasi terkait kebijakan di sektor hilir tambang ini. Investasi di sektor hilir ini memiliki nilai investasi yang cukup besar bisa mencapai miliaran dolar per proyek.

Melansir dari data Bank Indonesia, ada lima komoditas tambang yang mengalami peningkatan indeks harga pada kuartal I 2021 ini yaitu batubara, timah, tembaga, nikel, dan aluminium.

Berdasarkan data Bank Mandiri, harga sejumlah komoditas pada 2021 diproyeksikan lebih tingi dibandingkan 2020 lalu. Harga batubara diproyeksikan rata-rata mencapai USD 87,6 per ton. Harga batubara yang diproyeksikan ini  meningkat dari harga rata-rata 2020 yang sebesar USD 60, 3 per ton.

 

Penulis: Mayang Sari

Editor: Umar RP.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar