Loading...
image

"Ilustrasi uang kertas melambung di atas latar belakang putih"
Sumber gambar: shutterstock.com

Dunia Tambang / 18 May 2021 / 0 Komentar

Mineral Tembaga 

Harga Tembaga Melambung Tinggi, Kabar Baik untuk Indonesia

duniatambang.co.id – Harga tembaga dalam dua bulan terakhir semakin naik. Hal ini membawa dampak positif bagi perekonomian Indonesia. Harga tembaga pada 6 Mei 2021 di London Metal Exchange (LME) tembus di USD 10.025 per metrik ton (MT).

Harga tembaga terus naik pada 10 Mei pekan lalu menyentuh USD 10.724 per MT. Namun, pada 14 Mei harga tembaga sempat turun menyentuh USD 10.212 per MT.

Harga tembaga diprediksi akan terus menunjukkan tren positif. Proyeksi harga tembaga pada 2025 menyentuh USD 20.000 per MT. Prediksi ini berdasarkan analisis dari Bank of America (BoFA).

Kenaikan harga tembaga ini membawa kabar baik untuk perekonomian Indonesia. Kementerian ESDM menargetkan produksi katoda tembaga pada 2021 sebesar 192.000 ton dan penjualan 296.000 ton.

Salah satu produsen tembaga terbesar di Indonesia, PT Freeport Indonesia menargetkan produksi konsentrat tembaga mencapai 1,4 miliar pon. Produksi ini meningkat dari produksi pada tahun 2020 yang sebesar 800 juta pon.

Katoda tembaga ini diproduksi oleh PT Smelting di Gresik, Jawa Timur. PT Smelting ini milik Mitsubishi Materials Corporation (MMC) dan PT Freeport Indonesia.

Smelter ini mengolah 40% dari produksi konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia. Smelter ini mengolah 1 juta metrik ton konsentrat tembaga per tahun menjadi katoda tembaga sekitar 300 ribu ton per tahun.

Dengan meningkatnya harga tembaga, penerimaan negara diperkirakan akan meningkat. Hal ini dipengaruhi oleh adanya royalti, pajak penghasilan perusahaan, dan dividen.

Dilansir dari data MODI Minerba ESDM, produksi katoda tembaga pada 18 Mei 2021 mencapai 2.882,60 ton atau setara 0,99%.

 

Penulis: Mayang Sari

Editor: Umar RP.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar