Detail Berita


Tesla Bidik Kerja Sama Produsen Baterai Asal China EVE energy


"Pabrik Perakitan Tesla Motors di Tilburg, Belanda."
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 17-05-2021

duniatambang.co.id – Tesla Inc dikabarkan sedang melakukan perencanaan kerja sama dengan produsen baterai di China yaitu EVE Energy Co Ltd. Mereka akan melakukan kesepakatan pasokan baterai biaya rendah.

EVE dikenal karena memproduksi sel Lithium Iron Phospate Battery (LFP) dengan biaya rendah. Pada umumnya, LFP memiliki jangkauan lebih pendek dari baterai nickel cobalt aluminium (NCA).

EVE Energy Co Ltd tercatat di Bursa Shenzhen dengan kode saham 300014 yang berkantor pusat di Tiongkok. EVE Energy memiliki anak usaha yaitu Hubei EVE Power Co Ltd.

Mengutip dari Reuters, pembicaraan mengenai kesepakatan tersebut, Tesla akan menyelesaikan kemitraan tersebut pada kuartal ketiga mendatang.

Pasokan baterai berbiaya rendah di China kemungkinan akan membantu Tesla meningkatkan produksi kendaraan baterai listrik di Gigafactory Shanghai.

Apabila EVE Energy menjadi pemasok, Tesla bisa memproduksi 20 juta kendaraan di seluruh dunia sebelum 2030.

EVE Energy saat ini sedang menjalankan beberapa tes tahap akhir untuk baterai LFP yang berpotensi untuk digunakan Tesla.

Saat ini, pemerintah Indonesia pun tengah mengarah pada upaya penyediaan baterai mobil listrik. Hal ini terbukti dengan dibentuknya holding BUMN Baterai listrik yang dinamakan dengan Indonesia Battery Corporation (IBC).

IBC merupakan gabungan dari Mining Industry Indonesia (MIND ID), PT Antam Tbk, PT PLN (Persero), dan PT Pertamina (Persero) dengan komposisi saham masing-masing 25 persen.

 

Penulis: Mayang Sari

Editor: Ocky PR.

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !