Detail Berita


Inalum Tunggu Persetujuan ESDM, Siap Divestasi Saham Vale 20 Persen



duniatambang.co.id - PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) telah melakukan perhitungan awal terkait valuasi saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Direktur Utama Inalum Budi Gunadi Sadikin mengatakan divestasi saham Vale sebesar 20 persen nilainya di bawah USD1,5 miliar. Proses divestasi Vale tidak akan jauh berbeda dengan proses divestasi terhadap PT Freeport Indonesia yang telah dilakukan beberapa waktu lalu.

Baca juga: Dibalik Bertolaknya Menteri ESDM ke AS

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menyatakan siap untuk mengambil alih divestasi Vale sebesar 20 persen. Dari sisi  keuangan, BUMN melalui Inalum sanggup untuk melakukan divestasi Vale. BUMN tinggal menunggu persetujuan dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Jika ESDM mengatakan setuju, maka BUMN akan menugaskan PT Inalum untuk mengakuisisi saham PT Vale.

Kementeria ESDM menyiapkan tim untuk melakukan valuasi 20% saham Vale. Vale berkewajiban divestasi jatuh tempo pada Oktober 2019 mendatabg. Meski berada di Indonesia, mayoritas kepemilikan saham Vale Indonesia dikuasai perusahaan asing.

Hasil valuasi akan menjadi acuan Kementerian ESDMdalam menentukan sikap terhadap divestasi Vale. Kesepakatan terkait divestasi merujuk pada Peraturan Pemerintah No. 77 Tahun 2014 sebagai perubahan ketiga PP No. 23 Tahun 2010.  Hasil valuasi yang dihitung oleh tim internal Kementerian ESDM itu akan dipresentasikan kepada Kementerian Keuangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

 

(MS)

 

.