Detail Berita


Batu Gamping, Andalan untuk Pembangunan Infrastruktur di Indonesia


"batu gamping"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 16-04-2021

duniatambang.co.id - Batu Gamping merupakan salah satu mineral industri yang cadangannya cukup melimpah dan tersebar di berbagai wilayah di Indonesia. Batu gamping, atau biasa dikenal juga dengan batu kapur adalah jenis batuan sedimen berwarna putih yang tersusun dari kalsium karbonat. Batu gamping sekarang banyak dimanfaatkan untuk bahan baku semen, pondasi rumah, dan campuran bahan bangunan. Sehingga, batu gamping mempunyai peran yang cukup penting sebagai bahan baku dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Proses terbentuknya batu gamping terjadi dalam insitu yang berasal dari larutan yang mengalami proses kimia dan biokimia dengan peran organisme dan butiran rombakan mengalami transportasi sehingga terendapkan di suatu tempat. Proses pembentukan berlangsung di lingkungan air laut. Endapan batu gamping di alam dapat dilihat secara kasat mata dengan ciri khas batuan berwarna terang atau putih.

Potensi batu gamping di Indonesia hampir berada di seluruh wilayah Indonesia. Menurut data dari Mediadipoera dkk (1990), cadangan batu gamping Indonesia mencapai 28,7 miliyar ton. Sebaran batu gamping dengan berada di sebagain besar provinsi di Indonesia, diantaranya Daerah Istimewa Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, dan Irian Jaya. Sebaran tersebut diklasifikasikan sebagai cadangan tereka, kecuali pada cadangan di Nusa Tenggara Timur yaitu cadangan tertunjuk. Dari total cadangan batu gamping di Indonesia, sekitar 23,23 miliyar ton atau sekitar 81,02% cadangan berada di provinsi Sumatera Barat, lalu dilanjutkan dengan provinsi Jawa Barat dengan jumlah 637,82 juta ton.

Batu gamping dapat menjadi peluang untuk pembangunan infrastruktur Indonesia yang saat ini sedang digalakkan pada pemerintahan Presiden Jokowi, yang saat ini sebagian besar dilakukan di Pulau Jawa. Salah satu penggunaannya adalah dalam pembuatan semen. Jawa Barat adalah provinsi dengan jumlah produksi batu gamping terbesar di Indonesia. Penggunaan terbesar batu gamping adalah sebagai bahan baku semen, dengan 1 ton semen membutuhkan sekitar 0,6 sampai 0,65 ton batu gamping. Dengan adanya pembangunan infrastruktur yang digalakkan saat ini, batu gamping di Jawa Barat khususnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan semen.

Pembangunan infrastruktur di Indonesia, selain digunakan untuk distribusi pelayanan dan jasa juga digunakan untuk meningkatkan pendapatan nasional perkapita secara tidak langsung. Potensi sumber daya alam yang melimpah dapat mendukung peningkatan pendapatan negara jika digunakan secara maksimal. Sehingga, peran dari batu gamping ini dapat menjadi peluang untuk meningkatkan pembangunan bagi Indonesia baik secara langsung maupun tidak langsung.

 

Penulis: Boyke Adhitya Yudhya Leon Augusta

Editor: Ocky PR.

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !