Detail Berita


KLHK: PT Ceria Nugraha Indotama Sudah Sesuai Standar Lingkungan Hidup


"Nickel ore rock"
Sumber gambar: shutterstock.com


Tanggal terbit: 05-04-2021

duniatambang.co.id – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menjelaskan bahwa PT Ceria Nugraha Indotama (CNI), salah satu perusahaan yang mengelola tambang nikel di Sulawesi Tenggara sudah sesuai dengan tata pengelolaan lingkungan hidup.

Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) KLHK Nunuh Anugrah mengatakan bahwa PT CNI merupakan tambang nikel yang memperoleh Proper Biru pada 2019 dan 2020.

“PT CNI mendapatkan Proper Biru pada tahun 2019 dan 2020. Sedangkan, untuk penilaian tahun 2021 sedang diproses dan penentuannya pada Juli 2021.”, Ujar Nunuh (4/4/2021).

Pemberian Proper tersebut merupakan evaluasi dari kinerja penanggung jawab dan/atau kegiatan di bidang pengelolaan lingkungan hidup.

Proper Biru tersebut ditetapkan melalui Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2014 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Menurut Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran KLHK, Karliansyah menambahkan penilaian juga termasuk Pengendalian Kerusakan Lahan meliputi upaya sistematis yang terdiri dari pencegahan, penanggulangan, dan pemulihan kerusakan lahan akibat penambangan.

Sebagai informasi, PT CNI mengoperasikan penambangan nikel secara komersial dengan target pasar domestik dan ekspor. Tingkat produksi PT CNI adalah 300.000 ton per bulan. CNI pun berencana untuk menambah total kapasitas penambangan menjadi 12 juta ton per tahun yang terdiri dari bijih saprolit dan limonit untuk memasok pabrik RKEF dan HPAL yang saat ini sedang dikembangkan.

PT CNI mulai beroperasi pada tahun 2012 yang terdiri dari Blok Wolo dengan total lahan seluas 6.785 ha. Area penambangan Wolo milik Ceria berlokasi di Kabupaten Kolaka dan operasi penambangan dimulai tahun 2017 setelah PT CNI melakukan kampanye pengeboran yang masif.

 

Penulis : Mayang Sari

Editor  : Ocky PR

Berita serupa
Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !