Detail Berita


Inovasi di Tambang Bawah Tanah


"Tambang Emas Bawah Tanah"
Sumber gambar: gettyimages.com


Tanggal terbit: 02-04-2021

International Underground Mining Conference 2021 yang dilaksanakan pada (24-26/3) merupakan agenda konferensi internasional  Perhapi yang membahas mengenai berbagai substansi terkait tambang bawah tanah (Policy, mining outlook, mine planning, dan innovation in underground mining). Beberapa narasumber (Australia, Kanada, Chile, Indonesia) dari berbagai latarbelakang diundang untuk menghadiri konferensi ini.

Innovation in underground mining

IUMC hari kedua di awali oleh Mr. Manuel Montecino Molina selaku Director of Critical Risk, El Teniente, Codelco-Chile menyampaikan paparan terkait insiden San Jose Mine di Chile. Penyelamatan 33 miners di tambang San Jose, Chile dilakukan melalui “operasi san lorenzo”. Pada operasi ini terdapat dua strategi untuk dapat merescue para miners. Pertama dengan memasuki tambang melalui akses main ramp dan main vent shaft dan yang kedua melalui permukaan yang dibor hingga mencapai batas yang ditentukan. Operasi ini berhasil dilakukan hingga ke tahap akhir penyelamatan para penambang. Dalam paparannya Mr. Molina menyebutkan bahwa tragedi tersebut sepatutnya dijadikan pelajaran bagi setiap pelaku industri pertambangan maupun lintas sektor lainnya dalam menerapkan keamanan yang ketat sebaiknya dilakukan sebagai wujud tindakan pencegahan resiko. Pemilihan support yang harus sesuai standar juga perlu dilakukan agar tidak terjadi insiden serupa. Selalu identifikasi dan kontrol rutin (pengcekan secara perodik), selalu siapkan rencana mitigasi atau penanggulangan resiko bila terjadi sesuatu dan juga selalu tanamkan sikap integritas dan kerja sama tim yang solid dalam bekerja.

Selanjutnya Mr. Jason Bobba selaku Director Training and Development-Norcat menyampaikan materi terkait skill training yang harus dimiliki oleh para miner kedepannya sejalan dengan zaman yang menuntut digitalisasi dalam berbagai aspek. Terdapat banyak pelatihan yang seharusnya di sediakan untuk mengembangkan kemampuan tenaga kerja. Training sendiri termasuk bagian dari investasi perusahaan dalam mencapai keuntungan seperti dapat mereduksi waktu, biaya dan tenaga dalam menjalankan suatu pekerjaan. Menciptakan kondisi yang aman dari berbagai resiko kemungkinan yang dapat merugikan perusahaan. Adapun training yang dimaksud seperti Virtual training meliputi equipment simulation training merupakan bentuk digitalisasi dalam menggunakan berbagai alat berat secara jarak jauh, helath and safety training, fire extinguisher simulator training, vr pre-operational check, equipment SIM operator training, in the field training and competency validation dan sebagainya.

Mr. Vic Fitzmaurice selaku Regional Director Mining, Australia and Asia-Hatch menyampaikan pendapatnya bahwa industri tambang harus mampu beradaptasi untuk setiap kemungkinan revolusi zaman, baik dari segi teknologi, pelaksanaan teknis kegiatan maupun ekonomisnya. Sehingga menjadi adaptif adalah salah satu cara agar tidak tenggelam oleh tuntutan transformasi zaman.

Innovation in underground mining

Pada sesi berikutnya Mr. Andrew Dawson selaku Business Line Manager Load and Haul Sandvik mengenalkan inovasi teknologi terbaru dari sandvik. Bahwa produk terbaru berupa produk equipment load and haul battery electric vehicles yang sangat aman, dengan bentuk fleksibel dan menggunakan teknologi baterai dari lithium iron phospat yang dapat mereduksi cost, penggunaan tanpa cobalt, good energy density, good power density dan good cycle life.

Narasumber selanjutnya Mr. Michael Johnston selaku Product Manager Orica juga mengenalkan produk inovasi andalan nya yaitu berupa webgenTM. Beliau menyebutkan bahwa perlu adanya inovasi pula di bagian peledakan mengingat resiko pekerjaan ini cukup tinggi. Orica hadir menangani kekhawatiran itu dengan produk webgenTM yang merupakan automation dalam proses drill dan blast. Produk webgenTM merupakan produk sistem inisiasi wireless yang mengindikasikan proses blasting yang lebih aman, terkontrol, dan dapat meningkatkan recovery.

Terkait Innovation in underground mining

Narasumber berikutnya yaitu Mr. Raditya Erlangga selaku Technical Service and Mining Manager Sika Indonesia. Memperkenalkan bermacam-macam produk shortcrete untuk underground mine diantaranya, Sika rapid set shortcrete product merupakan produk yang memiliki kekuatan 20 Mpa dalam 2 jam dan merupakan ground support yang membutuhkan waktu entry yang singkat untuk membantu mempercepat siklus pertambangan. Dan high yielding shortcrete product dengan kekuatan 5 Mpa dalam 1 jam, yang berfungsi untuk meminimalkan tegangan batuan dan mengontrol area high fracture.

Mr. Lars Bergkvist selaku Global Key Customer Manager Epiroc juga memaparkan inovasi yang diwujudkan epiroc yaitu alat mekanis pengeboran yang di operasikan tanpa operator. Alat ini sangat fleksibel, mudah untuk di operasikan, terdapat sistem reporting, dapat mengurangi crack zone, dapat memperbaiki kualitas akhir tunnel, serta mampu membantu meningkatkan produktivitas. Tidak hanya itu epiroc juga menghadirkan beberapa alat berat untuk keperluan mine development seperti epiroc boomer s2c, minetruck mt 65 dan lain-lain.

Mr. Paul Klaric selaku Technical Manager PT. DNX memperkenalkan inovasi teknologi dari DNX berupa teknologi delivery unit (dynominer advance, profile dan MPU) dan electronic detonator system (Hybrid EzShot) yang memiliki kelebihan lebih stabil dan aman, mereduksi pergerakan material.

Terkait Innovation in underground mining

Pada sesi terakhir diawali dengan Mr. Sayoga Gautama memaparkan materi terkait manajemen aicd mine drainage (AMD) pad tambang bawah tanah. Air asam tambang pada underground mining dapat diatasi dengan dua cara diantaranya, AMD prevention dan AMD treatment. Untuk prevention dapat dilakukan dengan cara pemberian shortcrete (dry cover) atau flooding (wet cover), dan dapat pula memalui metode encapsulation. Untuk metode treatment dapat ditempuh dengan cara aktif, pasif dan insitu treatment.

Dan narasumber terakhir pada sesi ini adalah Mr. Kevin McComb selaku Technical Services Manager di 3M memaparkan terkait personal protective equipment (PPE) yang penting untuk di sediakan bagi para tenaga kerja. Ada beberapa PPE yang penting dan perlu untuk dipersiapkan yaitu head protection seperti helm safety, face and eye protection seperti kacamata khusus dan face shield khusus, upper and lower limb seperti sarung tangan khusus, boots, kneepad dan elbow pad dan toe cap. Juga penting dalam mempersiapkan respiratory protective equipment seperti respirator, hearing protection devices seperti earplug dan earmuff. Semua perlengkapan tersebut wajib disiapkan dan digunakan saat memasuki tambang bawah tanah. Mengingat resiko ancaman keamanan yang cukup tinggi pada tambang dalam, sehingga perlu adanya tindakan pencegahan pada kemungkinan resiko buruk yang dapat terjadi.

 

Penulis : Annisa Octavianie

Editor : Faris Primayudha

Berita Populer
Berikan Komentar

Kontak Informasi Dunia Tambang:

Kunjungi web Advertising kami !