Loading...
image

"wheel loader di area pertambangan"
Sumber gambar: gettyimages.com

Dunia Tambang / 16 March 2021 / 0 Komentar

Teknologi 

Tantangan dalam Implementasi Teknologi di Industri Tambang

duniatambang.co.id - Semua sektor industri sudah tersentuh oleh teknologi dan digitalisasi, tak terkecuali industri pertambangan. Teknologi & informasi berkembang dengan cepat dari waktu ke waktu, dan industri tambang pun selalu diuntungkan dari dinamika perkembangan bidang IT. Di samping itu, permintaan terhadap komoditas-komoditas mineral maupun bahan mentah akan semakin tinggi mengingat peningkatan populasi dan kebutuhan umat manusia. Sehingga teknologi tidak hanya sekedar mempermudah pekerja tambang, tetapi juga membantu menjawab tantangan dan permintaan yang semakin besar.

Setidaknya tantangan-tantangan dalam industri tambang dapat dikategorikan ke dalam lima bagian. Pertama, tantangan permintaan energi dalam industri pertambangan semakin meningkat sekaligus penggunaan yang wajib efektif. Kedua, keselamatan dan kesehatan pekerja tambang sebagai salah satu profesi dengan risiko besar. Ketiga, akses dan alokasi modal yang dibutuhkan semakin besar sehingga menuntut untuk pemakaian biaya se-efisien mungkin. Keempat, fluktuasi harga komoditas tambang yang berujung pada ketidakpastian besar terhadap pelaku industri. Dan kelima, industri tambang harus berubah ke arah industri karbon netral dengan dampak terhadap lingkungan seminimal mungkin. Meskipun tantangan tersebut sudah mulai diakomodasi dengan kehadiran teknologi digital, tetapi industri tambang masih harus menempuh jalan panjang untuk integrasi penuh.

Tren teknologi dalam pertambangan pun tidak hanya sekedar mengatasi tantangan dan permintaan aja. Teknologi mengubah paradigma pertambangan ke arah praktis tambang yang berkelanjutan (sustainability). Melihat situasi terkini pun, teknologi digital selalu bergerak untuk mampu menjamin kegiatan pertambangan yang modern, produktif, dan aman. Sehingga teknologi digital pun berpotensi dalam mengubah budaya tambang di masa depan.

Teknologi dan transformasi digital yang mengubah budaya tambang juga mengubah wajah dan pola pikir bertambang ke depannya. Sehingga teknologi tidak hanya sekedar memberikan solusi, tetapi juga merevolusi bagaimana industri tambang beroperasi. Revolusi digital, atau yang biasa dikenal sebagai Revolusi Industri 4.0, menghadirkan tantangan baru yang harus dipertimbangkan dari sekarang.

Kehadiran teknologi disruptif di tengah-tengah kegiatan pertambangan mengubah fasad tambang seperti SDM. Meskipun bukan fenomena baru, namun disrupsi teknologi memberikan dampak berbeda di era 4.0, dengan aspek dan kecepatan disrupsi yang lebih cepat yang tidak pernah dialami sebelumnya.

Digitalisasi dalam pertambangan membutuhkan riset masih dan investasi untuk pengembangan berskala besar untuk menjamin operasi pertambangan di masa depan sekaligus. Sehingga kedepannya, pelaku industri teknologi turut mengubah landskap SDM pertambangan serta menjadi pemain dominan dalam investasi.

Transformasi digital hadir tidak sebagai malaikat penolong semata. Dengan kata lain, ia memiliki dampak positif sekaligus negatif. Salah satu contoh yang dianggap prihatin beberapa pelaku pertambangan adalah bagaimana teknologi digital berpotensi mengancam pengurangan tenaga kerja. Meskipun begitu, teknologi digital juga menciptakan lapangan pekerjaan baru yang seiring peningkatan skala operasi. Kemudian, teknologi juga berpotensi mengancam masyarakat sekitar yang mungkin belum siap dengan digitalisasi yang notabene telah hadir. Hal ini dapat terjadi apabila tingkat pendidikan masyarakat masih rendah, serta jika tidak ada ikatan kuat antara perusahaan tambang dan penduduk sekitar.

Pada akhirnya, teknologi digital yang hadir untuk menjawab tantangan-tantangan di pertambangan, juga menghadirkan tantangan sendiri yang mengubah wajah dunia tambang di masa depan, cepat ataupun lambat. Mau tahu lebih jauh mengenai tantangan dalam implementasi teknologi di pertambangan? Saksikan webinar bertajuk “Technology Implementation and Challenges in Mining Industry” yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 Maret 2021 mendatang. Webinar ini akan menghadirkan berbagai narasumber yang akan membahas masa depan tambang dengan teknologi.

 

Penulis : Muhammad Dzaky Irfansyah

Editor : Ocky PR.

Tinggalkan Komentar

Hanya nama dan komentarmu yang akan ditampilkan. Login diperlukan untuk meninggalkan komentar